Berita

Kejari Loteng Gerak Cepat Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI 2021–2023

Sasamboinside.com – Laporan dugaan korupsi di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) terus bergulir.
Kasus yang menyeret kepengurusan KONI periode 2021 hingga 2023 ini mulai ditangani serius oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah.
Menindaklanjuti laporan yang masuk pada bulan Mei 2025 lalu, Kejari Loteng langsung membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan penyelewengan anggaran hibah yang diterima oleh KONI dalam rentang waktu tersebut.
Kepala Kejari Lombok Tengah, Nurintan M.N.O Sirait, melalui Kepala Seksi Intelijen, I Made Juri Manu, membenarkan adanya laporan masyarakat yang diterima pihaknya.
Laporan itu menyebutkan adanya indikasi penyalahgunaan dana hibah yang dikelola KONI selama dua tahun lebih.

“Tim sudah kami bentuk. Saat ini mereka terus bekerja untuk menindaklajuti laporan itu,” ujar I Made Juri Manu, Senin (2/6/2025).
Menurut Juri Manu, proses penyelidikan masih berada pada tahap awal. Tim yang telah dibentuk saat ini tengah melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) untuk memperkuat dugaan.
Dikatakan, sejumlah pihak telah dipanggil, termasuk mantan Ketua KONI Lombok Tengah, guna memberikan keterangan lebih lanjut.
“Tim kami sudah memanggil beberapa orang untuk dimintai keterangan,” jelasnya.
Tidak berhenti di situ, pihak Kejari juga membuka kemungkinan akan melibatkan lembaga audit negara untuk menelusuri lebih jauh soal dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana hibah KONI.
Menurut dia, dua lembaga yang direncanakan bakal dilibatkan yakni Inspektorat Lombok Tengah dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Nanti kami minta Inspektorat dan BPKP untuk melakukan audit penggunaan dana hibah yang dikelola KONI Loteng,” tegasnya.
Audit tersebut, lanjutnya, diharapkan bisa mengungkap apakah benar terjadi kerugian negara akibat pengelolaan yang diduga bermasalah tersebut.
Lebih jauh dikatakan I Made Juri, pemeriksaan akan difokuskan pada penggunaan anggaran hibah selama tahun 2021 hingga 2023 yang menjadi sorotan utama dalam laporan masyarakat.
Sejauh ini, Kejari Lombok Tengah memastikan penanganan kasus berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Tim kerja yang telah ditunjuk akan terus bergerak cepat dan cermat menelusuri setiap informasi dan bukti yang mengarah pada dugaan korupsi di tubuh KONI.
“Saat ini tim kami terus bekerja menyelesaikan proses puldata dan pulbaket,” pungkasnya.
SaSaMbo Inside

Recent Posts

217 Warga Binaan Rutan Praya Dapat Remisi HUT ke-81 RI, Didominasi Kasus Perlindungan Anak dan Narkotika

Sasamboinside.com - Sebanyak 217 warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Praya, Lombok Tengah…

2 jam ago

Radikalisme Mengintai di Layar Ponsel, NTB Perkuat Literasi Digital

Sasamboinside.com - Kejaksaan Agung bersama sejumlah instansi terkait memperkuat upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme terhadap…

17 jam ago

Demo di Kantor ATR/BPN Lombok Tengah Memanas, Massa Bakar Ban Tuntut Penyelesaian Sengketa Lahan

Sasamboinside.com - Aksi demonstrasi puluhan warga Rowok dan Mawun di Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan…

18 jam ago

Motor Dicuri Saat Pemilik Beribadah, Puma Polda NTB Sikat Terduga Penadah

Sasamboinside.com — Unit Reaksi Cepat Puma Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB berhasil membongkar jaringan…

18 jam ago

Lalu Hizzi Resmi Pimpin Pordasi Pacu NTB, Siap Genjot Prestasi Kuda Pacu Menuju PON 2028

Sasamboinside.com – Lalu Hizzi S.Pd resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Provinsi Federasi Nasional Persatuan Olahraga…

20 jam ago

Kick-off MotoGP Mandalika 2026 Dimulai, Bidik Rekor 145 Ribu Penonton

Sasamboinside.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama ITDC dan seluruh stakeholder resmi memulai…

1 hari ago