Peristiwa

Keluarga Alm. LMZ Tuding Kabid Pelayanan RSUD Praya Berbohong

Lombok Tengah, sasamboinside.com – Keluarga almarhum LMZ (4 bulan) tuding pernyataan Kabid Pelayanan RSUD Praya, dr. Basirun berbohong.

Pasalnya, Salah satu keluarga almarhum LMZ, Rindawanto Evendi menyatakan bahwa tidak pernah ada penanganan dari perawat maupun dokter jaga saat itu.

Sebelumnya, dalam konfrensi pers di ruang auditorium RSUD Praya, Sabtu 15 Oktober 2022. dr. Basirun menyatakan bahwa dokter jaga saat itu sudah menangani LMZ sesuai SOP.

“Kalau kemudian pihak dokter itu menyampaikan bahwa dia melakukan penanganan pertama itu bohong, saya tegaskan itu bohong.” ujar Rindawanto Evendi usai mengikuti aksi demo bersama Aliansi Masyarakat Peduli Kemanusiaan di Kantor Bupati Loteng, Senin 17 Oktober 2022.

Menurutnya, seharusnya pihak RSUD Praya meminta maaf bukan mencari pembenaran.

“Yang seharusnya cukup bilang misalkan kami salah, siap salah, itu saja pada dasarnya. Ini kemudian jangan mencuat dimedia ini seolah-olah mencari bahasa yang fals untuk melakukan pembenaran,” Cetusnya.

“Karna memang dari masyarakat ataupun keluarga kami yang secara langsung membawa adik almarhum Mahsyar ini tidak pernah ditangani sama sekali,” beber Rindhot sapaan akrabnya.

Selain itu dirinya juga menyayangkan kepada pihak RSUD Praya yang telah datang menjenguk keluarga korban almarhum LMZ hanya sekedar untuk menyalahkan pihaknya, karna telah menyampaikan keluhannya itu di media sosial.

“Mereka hanya datang menjenguk yang justru membawa luka bagi keluarga kami. Awalnya kami merasa sangat bersukur dan prihatin, dan kami buka pati kami untuk memaafkan, namun karna mereka merespon dengan hal-hal yang negatif itu, menurut saya itu kemudian membangkitkan ghirah kami untuk membawa ke ranah hukum,” ancamnya.

Disamping itu, dirinya selaku dari pihak keluarga menantang dokter yang mengaku sudah memeriksa dan menangani LMZ ketika berada di IGD saat itu untuk di uji kebenarannya.

“Kalau mau di uji, saya mohon di uji melalui CCTV yang ada. CCTV itu adalah bukti autentik, bukti forensik yang inti kalau mau di uji kebenarannya. Kemudian kita di uji siapa yang benar dan siapa yang salah, kan rumah sakit ada CCTV-nya, itu di uji dari situ kalau mau melihat kebenaran itu,” tegasnya.

Sebelumnya, dr Rasyid saat konfrensi pers pada hari Sabtu 15 Oktober menyampaikan bahwa dirinya sudah melakukan pemeriksaan terhadap LMZ sesuai SOP.

“Jadi waktu itu saya melakukan pemeriksaan, jadi kalau kita sudah di IGD kita melakukan namanya anamnesis dan pemeriksaan fisik, dan saya sudah bertanya bahwa memang kondisi adinda ini sesak,” ujarnya.

Dengan gamblang dirinya mengatakan bahwa dirinya sudah melakukan step pertama, yaitu menginspeksi LMZ, inspeksi itu melihat secara genolog, secara singkat, mengobservasi secara singkat.

“Dari hasil inspeksi kami bahwa pasien ini harus mendapatkan oksigen dan bed untuk kita melakukan pertolongan,” jelasnya.

Sesudah inspeksi lanjut dr. Rasyid, dirinya melihat ada kegawat daruratan yang harus dia tolong terhadap LMZ.

“Na situasi dan kondisi saat ini kami sangat menolong. Saya sudah mencarikan mencoba lari kesebelah mencarikan bed ternyata full.” katanya.

Ia menegaskan bahwa tim jaga IGD saat itu tidak pernah menolak dan sudah melakukan penanganan sesuai SOP.

“Sekali lagi kami tegaskan bahwa tim IGD tidak ada keinginan untuk menolak, tidak ada keinginan untuk tidak menolong, tidak ada keinginan untuk tidak membantu. Bahwa kita juga bekerja di bawah prosedur.” sebutnya.

“Kami juga tidak mempimpong pasien, karena dari inspeksi dilihat bahwa pasien dalam kegawatdaruratan dan harus segera membutuhkan oksigen, maka kami menyarankan untuk mencari RS terdekat yaitu RS Cahaya Medika dan Keluarga pasien saat itu menyetujui, sedangkan saat itu kondisi UGD bukan hanya full tapi overload,” Jelasnya.

Sedangkan, Plt. RSUD Praya yang sekaligus Sekda Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya dalam kesempatan yang sama, selain mengungkapkan bela sungkawa, juga menyatakan akan melakukan pembenahan di RS dengan menambah bed UGD, alkes dan pelayanan di RSUD Praya.

SaSaMbo Inside

Recent Posts

Porwada PWI NTB 2026 Resmi Bergulir

Sasamboinside.com – Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat (NTB)…

7 jam ago

Gubernur Iqbal Dijadwalkan Hadir di Porwada PWI NTB 2026

Sasamboinside.com – Hajatan akbar Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara…

2 hari ago

Gencarkan Gempur Rokok Ilegal, Satpol PP Loteng Pasang Baliho di 5 Titik Strategis

Sasamboinside.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, terus…

2 hari ago

Tiket Early Bird MotoGP Mandalika 2026 Ludes dalam Sepekan, Presale 1 Resmi Dibuka

Sasamboinside.com – Antusiasme masyarakat terhadap gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan berlangsung…

2 hari ago

‎Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Loteng Salurkan Air Bersih di Praya Timur

Sasamboinside.com – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lombok Tengah melalui Satuan Samapta melaksanakan…

2 hari ago

Kakek 70 Tahun di Kuripan Jadi Tersangka Kasus Persetubuhan Anak 11 Tahun

Sasamboinside.com - Polres Lombok Barat menaikkan status penanganan perkara dugaan tindak pidana persetubuhan anak yang…

4 hari ago