Berita

Hadiri Lebaran Topat 2026, Gubernur NTB Dorong Penguatan Tradisi dan Pariwisata

Sasamboinside.com – Semilir angin pesisir pantai Senggigi membawa aroma khas anyaman ketupat yang berpadu dengan riuh tawa masyarakat.
Lebaran Topat 2026 di Kabupaten Lombok Barat kembali hadir sebagai perayaan adat yang sarat makna, memadukan nilai spiritual, tradisi leluhur, dan kemeriahan budaya khas Suku Sasak.
Dipusatkan di kawasan Makam Batulayar dan Amphitheater Senggigi, Sabtu (28/3/2026), perayaan tahun ini terasa lebih hidup dengan sentuhan atraksi budaya yang memikat.
Sejak pagi hari, ribuan masyarakat memadati lokasi. Mereka datang mengenakan busana terbaik, membawa dulang berisi ketupat dan hidangan khas, menciptakan panorama budaya yang begitu kaya warna.
Wisatawan domestik hingga mancanegara pun turut larut dalam suasana, menyaksikan langsung tradisi unik yang hanya ada di Lombok ini.
Kehadiran Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, bersama Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dan Wakil Bupati Nurul Adha, semakin menambah semarak suasana.
Di tengah gemuruh masyarakat, Gubernur menyampaikan apresiasinya atas konsistensi masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga tradisi Lebaran Topat sebagai identitas budaya Sasak.
Menurut Gubernur, Lebaran Topat bukan sekadar penutup rangkaian Idulfitri, melainkan sebuah perayaan penuh makna yang diwariskan turun-temurun.
Filosofi ketupat yang memiliki empat sisi Lebaran, Luberan, Leburan, dan Labur menjadi simbol kesempurnaan ibadah, keikhlasan berbagi, saling memaafkan, serta kembalinya manusia pada kesucian diri.
“Ini bukan hanya tradisi, tetapi refleksi spiritual yang menguatkan hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama,” ujarnya.
Di sisi lain, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini menegaskan bahwa Lebaran Topat adalah warisan leluhur yang tak ternilai, yang terus hidup dalam denyut nadi masyarakat Sasak.
Tradisi yang digelar setiap 8 Syawal ini tidak hanya diisi dengan ziarah makam ulama dan doa bersama, tetapi juga menjadi momen kebersamaan keluarga di kawasan pantai.
Tahun ini, wajah Lebaran Topat tampil lebih semarak. Berbagai atraksi budaya, parade kreatif, hingga partisipasi pelaku pariwisata seperti hotel dan resort di kawasan Senggigi, menghadirkan nuansa baru tanpa menghilangkan akar tradisi.
Iringan musik tradisional, pertunjukan seni, hingga arak-arakan ketupat menjadi daya tarik tersendiri yang memikat setiap pengunjung.
Lebaran Topat pun kembali menegaskan dirinya bukan sekadar perayaan adat, melainkan pesta budaya yang merekatkan kebersamaan, memperkuat identitas, sekaligus menjadi magnet pariwisata unggulan Nusa Tenggara Barat.(Ft).
SaSaMbo Inside

Recent Posts

Samara Lombok Borong 2 Penghargaan Bergengsi di Indonesia Real Estate Awards 2026

Sasamboinside.com — Resort terpadu Samara Lombok tampil sebagai salah satu pemenang utama dalam gelaran Indonesia…

14 jam ago

Vanili NTB Tembus AS, Kemiri Menyusul ke Jepang: Komoditas Desa Mulai Mendunia

Sasamboinside.com - Komoditas unggulan Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai memperluas jejaknya di pasar global. Ekspor…

2 hari ago

Komisi IX DPR RI Soroti 1.327 Kasus PMI Bermasalah Asal NTB, Perlindungan Diminta Tak Berhenti di Pemulangan

Sasamboinside.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Komisi IX DPR RI memberikan sorotan…

2 hari ago

Polda NTB Siagakan 2.667 Personel Kawal MotoGP Mandalika 2026

Sasamboinside.com — Polda NTB menyiagakan 2.667 personel untuk mengamankan gelaran MotoGP Mandalika 2026. Pengamanan disiapkan…

3 hari ago

Pemprov NTB Perkuat Perlindungan Anak, Sekolah Diminta Jadi Ruang Aman

Sasamboinside.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW)…

3 hari ago

Ada Hak yang Menunggu Kepastian, Dibalik Buku Tanah

Sasamboinside.com - Persoalan pertanahan tidak hanya menyangkut sebidang tanah dan selembar sertifikat. Di balik setiap…

3 hari ago