Berita

Dua Desa Terlibat Bentrok di Lombok Tengah Bersepakat Damai

LOMBOK TENGAH sasamboinside.com – Desa Segala Anyar dan Desa Ketara Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah yang sempat terlibat bentrok akhirnya sepakat damai.

Penandatanganan kesepakatan damai dilalukan di Kantor Bupati Kabupaten Lombok Tengah, Senin (11/12/2023).

Kesepakatan damai kedua desa ditandai dengan penandatanganan pernyataan surat damai oleh kepala Desa Ketare dan kepala Desa Segala Anyar.

Penandatanganan kesepakatan damai itu disaksikan langsung Bupati Lombok Tengah H. L Pathul Bahri SIP, Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat SIK, Dandim 1620/ Loteng, Sekda Kabupaten Loteng, Danki 2 Yon A Brimobda NTB, Camat Pujut, Danramil Pujut, Kapolsek Pujut, Kepala Desa bersama Sekdes, BPD dan BKD Segala Anyar dan Ketare serta Toda, Toga dan Toma Kedua Desa yang berkonflik.

“Hari ini kedua Desa yang berkonflik atara Desa Segala Anyar dan Desa Ketara sudah sepakat berdamai yang sudah dituangkan secara tertulis dan ditandatangani oleh Kepala Desa Segala Anyar dan Desa Ketara,” kata Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat, SIK di Bupati Lombok Tengah usai acara tersebut.

Ia menyampaikan, polisi memastikan warga dua desa itu tidak ada lagi gerakan atau aktivitas seperti yang terjadi pada Jumat (8/12/2023).

“Intinya sudah berdamai. Tapi kami akan bertahan. Ada 350 personel di lokasi untuk pengamanan. Saya harapkan kesepakatan ini sampai ke level masyarakat di dua desa,” ungkapnya.

Iwan menegaskan untuk hal yang terindikasi dengan tindak pidana baik dari pihak Desa ketara maupun Desa Segala Anyar polisi akan melakukan penyelidikan.

“Benang kusutnya akan kami urai, yang penting konfliknya dulu kami redam, setelah itu baru mengarah kesana. Karena kemarin anak sekolah ketakutan, itu yang kami normalkan kembali. Tidak ada lagi perkumpulan masyarakat. Dan jalan sudah kami buka,” jelas Iwan.

Dia berharap kepada kedua pemuka tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa di dua desa tersebut untuk mengedepankan perdamaian. Masyarakat juga meminta TNI-Polri tetap berjaga sampai situasi kondusif.

“Kami tegaskan, TNI-Polri akan selalu bersama masyarakat dan tetap akan menepatkan personel di TKP sampai situasi benar-benar kondusif agar kehidupan masyarakat kedua desa dapat berjalan dengan normal kembali seperti sediakala,” tutup Iwan

SaSaMbo Inside

Recent Posts

MotoGP Mandalika 2026 Pecahkan Rekor, ITDC Apresiasi Kontribusi Media NTB

Sasamboinside.com – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mengapresiasi kontribusi…

17 jam ago

ITDC dan PWI Lombok Tengah Bersinergi, Perkuat Promosi The Mandalika

Sasamboinside.com — Pengembangan kawasan pariwisata The Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tidak cukup…

1 hari ago

Pilkades Serentak 2026, Polresta Loteng Terjunkan 1.112 Personel Gabungan

Sasamboinside.com – Polresta Lombok Tengah menyiagakan 1.112 personel gabungan yang terdiri dari 590 personel Polresta…

3 hari ago

Dorong Transaksi Digital yang Optimal, Bank NTB Syariah Perkuat Sinergi dengan Toko Ladang

Sasamboinside.com – Bank NTB Syariah memperkuat sinergi dengan PT Ladang Karya Husada selaku pengelola platform…

3 hari ago

Sumpah Pemuda ke-98, Pathul Bahri Dorong Generasi Muda Jadi Motor Pembangunan Lombok Tengah

Sasamboinside.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026…

4 hari ago

Bukan Sekadar Seremoni, Sumpah Pemuda di NTB Jadi Panggung Apresiasi Generasi Berprestasi

Sasamboinside.com - Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat…

4 hari ago