Berita

DPRD Loteng Dukung Langkah Pemda Datangkan Cabai, Dorong Perbaikan Distribusi Petani

Sasamboinside.com – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Ferdian Elmansyah, menanggapi langkah Pemerintah Daerah Lombok Tengah yang mendatangkan cabai dari Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, sebagai upaya menstabilkan harga cabai di daerah tersebut.
Ferdian mengapresiasi kebijakan tersebut, terutama sebagai langkah jangka pendek dalam mengendalikan lonjakan harga cabai di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
“Kami mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah tersebut untuk menstabilkan harga cabai sebagai langkah jangka pendek di bulan puasa ramadan dan menjelang lebaran nanti,” ujarnya, (2/3/2026).
Meski demikian, ia menilai pemerintah daerah juga perlu menyiapkan strategi jangka panjang untuk mencegah lonjakan harga cabai kembali terjadi di masa mendatang.
Pasalnya, Lombok Tengah selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil cabai yang cukup besar, bahkan kerap mengalami surplus produksi.
Menurutnya, salah satu persoalan yang perlu dibenahi adalah pola distribusi hasil panen cabai dari petani agar dapat langsung terserap di pasar lokal Lombok Tengah.
“Ke depan, untuk langkah jangka panjang, perlu ada solusi dan strategi untuk mencegah kenaikan harga cabai yang tinggi ini terjadi kembali. ,” katanya.
Selain itu, Ferdian juga menekankan pentingnya dukungan permodalan bagi petani maupun pelaku usaha perdagangan agar hasil produksi cabai dapat terserap dengan harga yang layak bagi petani sekaligus tetap terjangkau bagi masyarakat.
Ia menilai optimalisasi akses permodalan dapat membantu petani menjual hasil panennya dengan harga yang sesuai, sementara pedagang di pasar tetap bisa menjual cabai dengan harga yang tidak jauh dari standar harga yang telah ditentukan.
Lebih lanjut, ia berharap berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dapat berperan aktif dalam mencari solusi terhadap persoalan tersebut.
“Selain itu, diharapkan program-program dari OPD seperti Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, BUMD Perbankan, dan OPD terkait lainnya dapat membantu memberikan solusi terkait hal ini.,” pungkasnya.
SaSaMbo Inside

Recent Posts

Belum Bayar Sewa 9 Bulan, Dapur MBG di Desa Puyung Disegel

Sasamboinside.com - Operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Puyung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten…

23 jam ago

Bank NTB Syariah – Pemprov NTB Rampungkan Skema Pinjaman Lunak KUR PMI dan Magang, Solusi Transparan Guna Putus Rantai Rekrutmen Ilegal

Sasamboinside.com – PT Bank NTB Syariah bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) serta…

1 hari ago

Lombok Tengah Raih WTP ke-14 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Sasamboinside.com - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Opini Wajar Tanpa…

2 hari ago

Wakili NTB, Maesarah Ukir Prestasi di MTQ Internasional Pemuda Masjid Dunia 2026

Sasamboinside.com — Qoriah asal Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Maesarah, menorehkan prestasi membanggakan di tingkat…

2 hari ago

Sat Pol PP Loteng Sita Ribuan Batang Rokok Ilegal dan Tembakau Irisan Siap Jual

Sasamboinside.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lombok Tengah menggelar operasi gabungan pemberantasan…

2 hari ago

Belum Sempat Injak Bali, Pelaku Jambret Kalung Emas 35 Gram Diciduk di Pelabuhan Lembar

Sasamboinside.com - Aksi penjambretan disertai penganiayaan yang terjadi di Dusun Berobot, Desa Ranggegata, Kecamatan Praya…

2 hari ago