Berita

Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%

Di tengah dinamika daya beli masyarakat yang masih menghadapi sejumlah tantangan, kendaraan roda dua tetap mempertahankan posisinya sebagai moda transportasi paling relevan di Indonesia. Fleksibilitas, efisiensi biaya, serta kemampuannya menjangkau berbagai kebutuhan mobilitas menjadikan sepeda motor tidak hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga bagian dari gaya hidup masyarakat urban yang semakin dinamis.

Kinerja industri pun mencerminkan hal tersebut. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan sepeda motor nasional sepanjang 2025 melampaui 6,4 juta unit atau tumbuh sekitar 1,3% secara tahunan. Rata-rata penjualan bulanan yang konsisten di atas 500 ribu unit menjadi indikator kuat bahwa permintaan pasar tetap terjaga, bahkan di tengah tekanan ekonomi.

Dari sisi skema transaksi, pembelian dengan angsuran masih menjadi pilihan utama dengan porsi sekitar 65% dari total penjualan. Hal ini menegaskan peran penting perusahaan pembiayaan dalam menjaga keberlanjutan konsumsi masyarakat sekaligus menopang pertumbuhan industri otomotif nasional.

Merespons tren tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan program pembiayaan motor baru segmen premium dengan suku bunga kompetitif mulai dari 0,7% per bulan dan tenor fleksibel hingga lima tahun. Program ini secara khusus ditujukan bagi nasabah BRI serta karyawan BRI Group sebagai bagian dari optimalisasi sinergi dalam ekosistem keuangan BRI.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengungkapkan bahwa pasar roda dua saat ini menunjukkan pergeseran preferensi yang semakin jelas, terutama pada meningkatnya minat terhadap kendaraan di segmen premium.

“Sepeda motor kini tidak lagi dipandang semata sebagai sarana mobilitas, tetapi juga sebagai representasi gaya hidup dan identitas penggunanya. Kami melihat adanya peningkatan demand pada motor premium yang menawarkan kombinasi performa, desain, dan nilai prestis. Melalui program ini, BRI Finance berupaya menghadirkan solusi pembiayaan yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan tersebut,” jelas Dhani.

Lebih lanjut, pertumbuhan pasar juga turut didukung oleh kondisi makro yang lebih kondusif, termasuk tren penurunan suku bunga serta kemudahan akses pembiayaan yang semakin luas. Kombinasi faktor ini berkontribusi terhadap peningkatan transaksi dalam beberapa periode terakhir.

Untuk memberikan kemudahan akses, pengajuan pembiayaan dapat dilakukan secara digital melalui platform resmi BRI Finance maupun melalui jaringan dealer rekanan di seluruh Indonesia. Dengan proses yang semakin terintegrasi dan efisien, BRI Finance optimistis dapat terus memperkuat perannya dalam mendukung ekosistem pembiayaan otomotif nasional.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Admin

Recent Posts

Kita Gak Sendirian? Misteri Alien Menurut Al-Qur’an dan Sains Modern!

“Sambil ngopi sore di pinggir Pantai Senggigi atau lagi nyantai menikmati angin perbukitan di Sembalun,…

5 jam ago

Bank NTB Syariah Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Salurkan Air Bersih dan Sembako

Sasamboinside.com - Bank NTB Syariah bergerak cepat memberikan bantuan tanggap darurat kepada masyarakat yang terdampak…

6 jam ago

ITDC Perkuat The Mandalika Lewat Seni dan Budaya Lokal

Sasamboinside.com - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus memperkuat…

1 hari ago

Pariwisata di Mandalika Melesat, The Dudas-1 Ungkap Perubahan Besar dalam Setahun

Sasamboinside.com – Kawasan Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), terus menunjukkan perkembangan pesat sebagai…

1 hari ago

Baru Tiba dari NTT, Gubernur NTB Langsung Turun di Tengah Kebakaran Sade

Sasamboinside.com — Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, langsung turun ke lokasi…

1 hari ago

WNA Inggris Tewas Terseret Ombak di Pantai Kerandangan

Sasamboinside.com – Momen liburan satu keluarga warga negara asing (WNA) asal Inggris di Pantai Kerandangan…

3 hari ago