PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group, mencatatkan pertumbuhan positif di segmen pembiayaan multiguna pada kuartal I-2026. Penyaluran pada segmen ini tercatat meningkat sebesar 37,47% secara tahunan (year-on-year/YoY), di mana pertumbuhan ini didorong oleh permintaan masyarakat yang tetap kuat.
Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan, “Kondisi bisnis perusahaan pada segmen pembiayaan multiguna menunjukkan kinerja yang positif. Pertumbuhan ini didukung oleh kebutuhan masyarakat, khususnya untuk pembiayaan konsumtif dan kendaraan bermotor, serta daya beli yang relatif terjaga. Meski demikian, kami terus membuka ruang ekspansi yang lebih luas terhadap bisnis perseroan ke depan.”
Untuk mendorong pertumbuhan, BRI Finance terus memperkuat kerja sama dengan dealer dan mitra strategis, serta mengoptimalkan kanal distribusi dan digitalisasi proses pembiayaan agar semakin adaptif terhadap kebutuhan pasar.
Wahyudi menambahkan, “Dari sisi internal, perusahaan menerapkan strategi penyaluran yang lebih selektif dengan tetap menjaga kualitas portofolio pembiayaan agar pertumbuhan dapat berlangsung secara berkelanjutan.”
Sejalan dengan itu, BRI Finance juga memperkuat manajemen risiko melalui penyempurnaan kriteria penerimaan risiko (risk acceptance criteria), peningkatan kualitas analisis kredit, serta penguatan monitoring portofolio, khususnya pada segmen yang sensitif terhadap dinamika ekonomi. Implementasi early warning system dan penguatan strategi penagihan turut dilakukan guna menjaga kualitas aset tetap sehat.
Sebagai gambaran industri, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa pembiayaan multiguna masih mendominasi portofolio industri multifinance nasional dengan porsi 50,22% per Februari 2026, serta tumbuh 1,28% secara tahunan menjadi Rp257,17 triliun.
“BRI Finance optimistis kinerja pembiayaan multiguna akan tetap terjaga hingga akhir 2026, seiring dengan proyeksi permintaan masyarakat yang masih stabil”, ujar Wahyudi.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Area industri seperti pabrik, gudang, warehouse, logistik serta cold storage dipenuhi dengan berbagai jenis bukaan…
Sasamboinside.com – Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab)…
Stroke masih menjadi salah satu penyebab kematian dan disabilitas tertinggi di Indonesia. Data menunjukkan bahwa…
Memasuki kuartal kedua tahun 2026, volatilitas pasar global menuntut ketangkasan strategi yang belum pernah terjadi…
Sasamboinside.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Lombok Tengah menetapkan seorang guru Pondok Pesantren inisial MYA…
Dalam upaya memperluas layanan pengiriman logistik nasional, KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia…