Berita

BPJS Kesehatan Rangkul Insan Media, Sosialisasikan Keaktifan Peserta JKN

Sasamboinside.com – BPJS Kesehatan menggelar kegiatan Silaturahmi Bersama Insan Media di Hotel Dbalen Sultan Poltekpar Lombok, Jumat (6/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, BPJS memaparkan kondisi terkini kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sekaligus mengajak masyarakat lebih aktif memantau status kepesertaan mereka.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Selong, Elly Widiani, menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk memastikan kartu JKN tetap aktif agar perlindungan kesehatan dapat dimanfaatkan secara maksimal ketika dibutuhkan.
Ia menjelaskan, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Lombok Tengah saat ini sudah mencapai 98,99 persen berdasarkan laporan terbaru. Angka tersebut menunjukkan hampir seluruh masyarakat telah terdaftar dalam program jaminan kesehatan nasional.
Meski demikian, tingkat keaktifan peserta tercatat berada di angka 80,79 persen. Artinya, masih ada sebagian masyarakat yang status kepesertaannya tidak aktif sehingga berpotensi mengalami kendala saat membutuhkan layanan kesehatan.
“Elly mengatakan masyarakat tidak perlu panik jika menemukan status kepesertaannya non-aktif. Status tersebut masih bisa diaktifkan kembali melalui pembiayaan dari APBN maupun dukungan pemerintah daerah yang telah menyiapkan skema pembiayaan bagi peserta,” ujarnya.
Selain itu, BPJS Kesehatan juga terus mendorong masyarakat memanfaatkan layanan digital untuk memantau status kepesertaan. Salah satu layanan yang bisa digunakan adalah PANDAWA (Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp).
Melalui layanan ini, masyarakat cukup menghubungi nomor 0811-8165-165 untuk melakukan pengecekan status kartu atau mendapatkan layanan administrasi lainnya tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS.
Selain WhatsApp, pengecekan status kepesertaan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN yang dapat diakses secara mandiri oleh peserta. Dengan memantau status kepesertaan secara rutin, masyarakat diharapkan lebih siap jika sewaktu-waktu membutuhkan layanan medis.
Dalam kesempatan tersebut, BPJS Kesehatan juga menjelaskan mengenai alokasi penggunaan iuran JKN. Pihak BPJS menegaskan bahwa dana iuran peserta difokuskan untuk pembiayaan layanan kesehatan masyarakat di fasilitas kesehatan.
“Iuran ini fokus untuk pembiayaan kesehatan masyarakat. Petugas BPJS di rumah sakit juga siap membantu memberikan penjelasan. Kami memprioritaskan anggaran agar manfaatnya langsung dirasakan pasien, bukan habis untuk operasional pegawai,” tegas pihak BPJS.
BPJS Kesehatan juga mengingatkan bahwa menjadi peserta JKN bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bentuk perlindungan bagi diri sendiri dan keluarga. Dengan kepesertaan yang aktif, masyarakat memiliki jaring pengaman finansial ketika menghadapi risiko sakit.
Heriadi

Recent Posts

KAI Logistik Catat 5.740 Ton Angkutan Selama Ramadan–Idul Fitri, Siap Optimalkan Layanan Arus Balik

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatat kinerja positif selama periode angkutan Ramadan hingga Idul…

5 jam ago

Liburan Usai Lebaran, Irish Bella Pilih Lombok untuk Quality Time Keluarga

Sasamboinside.com - Liburan keluarga bukan sekadar perjalanan, melainkan momen untuk memperlambat ritme, berbagi pengalaman, dan…

5 jam ago

KAI Tetapkan Tarif Rp1 untuk LRT Jabodebek pada H1–H2 Lebaran 2026

LRT Jabodebek menetapkan tarif khusus Rp1 pada H1 dan H2 Lebaran 2026, memudahkan masyarakat bersilaturahmi…

6 jam ago

Gubernur Iqbal Dukung REVIEWS 3, Momentum Tekan Angka Kebutaan di NTB

Sasamboinside.com - Provinsi NTB akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Regional V Integrated Eye Workshop…

8 jam ago

Hadiri Lebaran Topat 2026, Gubernur NTB Dorong Penguatan Tradisi dan Pariwisata

Sasamboinside.com - Semilir angin pesisir pantai Senggigi membawa aroma khas anyaman ketupat yang berpadu dengan…

8 jam ago

Kapolres Eko Yusmiarto Imbau Wisatawan Waspada di Pantai Aan Saat Libur Lebaran Ketupat

Sasamboinside.com - Kepolisian Resor Lombok Tengah memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat libur Lebaran Ketupat…

22 jam ago