Sasamboinside.com – Beragam kebutuhan masyarakat kembali mencuat dalam kegiatan reses pertama tahun sidang 2026/2027 yang dilaksanakan Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Yudistira Praya Manggala, SE.
Mulai dari pembangunan fasilitas mushola hingga penataan lingkungan, aspirasi warga menjadi catatan penting untuk diperjuangkan di parlemen.
Politisi muda Partai Demokrat tersebut turun langsung menemui masyarakat di sejumlah titik daerah pemilihannya, yakni Kampung Lendang Gendis Kelurahan Gerunung, Mertak Umbak Desa Mertak Tombok, Pekat Lauk Desa Batu Nyala, Penaban Metro Desa Aik Mual, serta Kampung Beduk dan Kampung Karang Taliwang Kelurahan Tiwu Galih.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai mendesak untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas kehidupan di lingkungan mereka.
Aspirasi yang disampaikan cukup beragam. Warga mengusulkan pembangunan tempat wudhu dan WC mushola, pengadaan terop untuk kegiatan masyarakat, penataan lingkungan, hingga pembangunan rabat trotoar.
Tak hanya menyangkut infrastruktur dan fasilitas umum, kebutuhan sosial masyarakat juga menjadi perhatian.
Salah satunya permintaan pengadaan kostum sepak bola untuk mendukung aktivitas olahraga dan kebersamaan warga.
Bagi Lalu Yudistira, reses bukan sekadar agenda rutin anggota dewan, melainkan kesempatan untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi masyarakat di daerah pemilihannya.
Ia menegaskan, kegiatan reses menjadi sarana bagi wakil rakyat untuk menyerap aspirasi, mendengar keluhan, serta memahami kebutuhan masyarakat secara langsung.
Menurut dia, persoalan yang disampaikan warga tidak selalu berkaitan dengan pembangunan infrastruktur.
Berbagai keluhan mengenai pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga kebutuhan bantuan ekonomi mikro juga menjadi bagian dari aspirasi yang perlu diperhatikan.
“Melalui reses ini, kami turun langsung ke masyarakat untuk mendengar apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan mereka. Aspirasi yang disampaikan tentu menjadi catatan penting bagi kami sebagai wakil rakyat,” ujarnya.
Lalu Yudistira menjelaskan, seluruh aspirasi yang dihimpun selama kegiatan reses akan dibawa kembali ke parlemen untuk menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan kebijakan, program kerja, dan anggaran.
Ia berharap, berbagai usulan masyarakat tersebut dapat ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan kemampuan anggaran daerah.
“Semua aspirasi yang kami terima akan kami catat dan perjuangkan melalui mekanisme yang ada. Harapannya, kebutuhan masyarakat bisa menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah,” katanya.















Tidak ada Respon