Bukan Cuma Bangun Wisata, Samara Lombok Juga Bangun Masa Depan Warga

IMG-20261015-WA0000
A-AA+A++

Sasamboinside.com – Bupati Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Lalu Pathul Bahri, berharap investasi di sektor pariwisata kawasan Lombok Selatan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal melalui penguatan pendidikan, peningkatan keterampilan, dan kepedulian sosial.

Pathul mengapresiasi kontribusi Samara Lombok dalam mengembangkan pariwisata sekaligus mendorong pembangunan sosial di daerah.

Menurut dia, pertumbuhan industri pariwisata perlu diimbangi dengan tanggung jawab sosial perusahaan agar masyarakat di sekitar kawasan wisata turut merasakan manfaat pembangunan.

Hal itu disampaikan Pathul dalam sambutannya pada kegiatan Samara Lombok, Kamis (22/10/2026).

“Saya mengapresiasi pembangunan yang dilakukan Samara Lombok. Kami berharap kepedulian sosial terus ditingkatkan, sehingga kehadiran investasi pariwisata tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Pathul.

Ia menilai, pembangunan fasilitas pendidikan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Lombok Tengah.

Dengan akses pendidikan dan pelatihan yang memadai, generasi muda diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk terlibat dalam pembangunan daerah, termasuk bekerja dan berkarier di industri pariwisata.

Menurut Pathul, keberadaan investasi pariwisata semestinya tidak hanya dilihat dari pembangunan fasilitas dan peningkatan kunjungan wisatawan.

Keterlibatan masyarakat lokal serta peningkatan kesejahteraan warga juga perlu menjadi bagian dari keberhasilan pengembangan destinasi wisata.

Pembina Samara Lombok, Lalu Fathurrahman, mengatakan pengembangan pariwisata Lombok Tengah perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan membuka ruang keterlibatan yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

“Pembangunan pariwisata Lombok Tengah harus terus berjalan tanpa henti. Namun, yang tidak kalah penting adalah bagaimana masyarakat lokal bisa terlibat lebih banyak dan merasakan langsung manfaat dari pertumbuhan sektor pariwisata,” katanya.

Sementara itu, salah satu pendiri sekaligus mitra utama Samara Lombok, Tom Wheeler, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mengembangkan pariwisata di Pulau Lombok, khususnya kawasan Lombok Selatan.

Tom menyebut peningkatan konektivitas udara melalui penambahan penerbangan langsung menjadi salah satu kebutuhan untuk mendukung perkembangan pariwisata di kawasan tersebut.

Akses yang semakin mudah dinilai dapat membuka peluang lebih besar bagi pertumbuhan industri pariwisata.

“Kami memiliki komitmen jangka panjang untuk mengembangkan pariwisata Lombok, terutama Lombok Selatan. Salah satu hal yang dibutuhkan adalah lebih banyak penerbangan langsung agar akses menuju Lombok semakin mudah dan kawasan ini semakin berkembang,” ujar Tom.

Selain persoalan konektivitas, Tom menyoroti pentingnya penyerapan tenaga kerja lokal.

Ia mengungkapkan, Samara Lombok saat ini mempekerjakan lebih dari 1.000 orang, dengan sekitar 90 persen di antaranya merupakan tenaga kerja lokal.

Perusahaan juga memberikan pelatihan di bidang hospitality atau pelayanan serta keterampilan kerja lainnya.

Upaya tersebut ditujukan agar masyarakat setempat tidak hanya memperoleh kesempatan bekerja, tetapi juga memiliki kemampuan untuk meningkatkan karier di industri pariwisata.

“Bagi kami, masyarakat lokal merupakan bagian penting dari pembangunan pariwisata. Kami tidak hanya ingin merekrut tenaga kerja, tetapi juga mengajarkan keterampilan dan memberikan pelatihan agar mereka dapat bekerja serta berkembang di sektor ini,” katanya.

Komitmen sosial Samara Lombok juga diwujudkan melalui pemberian santunan kepada anak-anak pelajar dalam kegiatan tersebut.

Selain itu, perusahaan mengembangkan kebun sendiri yang hasilnya dibagikan kepada sedikitnya 13.000 warga di sekitar kawasan Samara.

Tom mengatakan, perhatian terhadap pendidikan telah menjadi bagian dari pengembangan Samara Lombok sejak awal.

Ia menyebut sekolah sebagai bangunan pertama yang didirikan perusahaan tersebut.

Ke depan, Samara Lombok berencana membangun sekolah khusus pariwisata untuk menyiapkan tenaga kerja lokal dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri.

“Bangunan pertama yang kami dirikan adalah sekolah. Kami percaya bahwa pendidikan dan pelatihan merupakan fondasi penting untuk membangun masa depan masyarakat. Karena itu, kami juga berencana mengembangkan sekolah khusus pariwisata agar semakin banyak anak muda lokal memiliki kesempatan bekerja dan berkarier di industri ini,” ungkapnya.

Rencana tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pengembangan destinasi wisata dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dengan demikian, masyarakat lokal tidak hanya menjadi bagian dari lingkungan tempat investasi berkembang, tetapi juga memiliki peluang untuk mengambil peran dalam industri yang tumbuh di daerahnya.

Bagi Lombok Selatan, tantangan pengembangan pariwisata bukan hanya menarik investasi dan memperluas akses wisatawan.

Memastikan manfaat ekonomi menjangkau masyarakat sekitar, melalui lapangan kerja, pendidikan, dan peningkatan keterampilan, juga menjadi bagian penting dari pembangunan pariwisata yang berkelanjutan.

FB_IMG_1791945637181