Example floating
Example floating

DPRD Lombok Tengah Dorong PAD Naik

IMG-20261015-WA0000
A-AA+A++

Sasamboinside.com – DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendorong pemerintah daerah mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD), termasuk dari sektor pariwisata yang berkembang seiring penyelenggaraan MotoGP Mandalika.

Peningkatan PAD dinilai penting untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah sekaligus memperbesar kemampuan pemerintah membiayai pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik.

Ketua DPRD Lombok Tengah, HL Ramdan, menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD dengan agenda peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kabupaten Lombok Tengah sekaligus penyampaian penjelasan nota keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2027 di ruang rapat DPRD setempat, Rabu (14/10/2026).

Dalam pidatonya, Ramdan mengapresiasi berbagai upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan PAD.

Menurut dia, kemampuan menggali dan mengelola potensi pendapatan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah.

“Peningkatan PAD merupakan hal yang sangat penting karena mencerminkan kemampuan daerah dalam menggali dan mengoptimalkan potensi sumber pendapatan yang dimiliki,” kata Ramdan.

Dia menilai, semakin kuat pendapatan daerah, semakin besar pula peluang pemerintah untuk membiayai pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Ramdan berharap capaian peningkatan PAD dapat terus dipertahankan melalui pengelolaan pendapatan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Dia meminta pemerintah daerah memperluas basis pendapatan, meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan retribusi, serta memperbaiki tata kelola pemungutan agar potensi penerimaan daerah dapat dimaksimalkan.

Salah satu potensi yang menjadi perhatian adalah sektor pariwisata, termasuk aktivitas ekonomi yang muncul dari penyelenggaraan MotoGP Mandalika.

Menurut Ramdan, ajang balap internasional tersebut tidak hanya menjadi sarana promosi pariwisata Lombok Tengah, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang perlu dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pendapatan daerah.

Namun, upaya meningkatkan PAD harus dilakukan secara proporsional agar tidak membebani masyarakat maupun pelaku usaha secara berlebihan.

Pemerintah daerah juga perlu memastikan bahwa aktivitas ekonomi di sektor pariwisata dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penerimaan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Selain mendorong peningkatan pendapatan, Ramdan mengingatkan pentingnya pengelolaan belanja daerah yang efisien dan tepat sasaran.

Menurut dia, peningkatan PAD tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila tidak diikuti pengelolaan anggaran yang baik.

Setiap pendapatan yang berhasil dihimpun pemerintah daerah harus dikembalikan kepada masyarakat melalui program pembangunan yang berkualitas dan sesuai kebutuhan.

Karena itu, DPRD Lombok Tengah akan terus menjalankan fungsi penganggaran dan pengawasan untuk memastikan kebijakan peningkatan PAD dilaksanakan sesuai ketentuan.

Ramdan berharap penguatan pendapatan daerah dapat menjadi modal bagi Lombok Tengah untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan memperluas kesejahteraan masyarakat.

Dengan demikian, peningkatan PAD tidak hanya tercermin dalam angka penerimaan daerah, tetapi juga dirasakan melalui manfaat pembangunan yang nyata bagi warga Lombok Tengah.

FB_IMG_1791945637181