Example floating
Example floating
a

Bank NTB Syariah Gandeng LPK LGE, Siapkan Pembiayaan KUR bagi PMI dan Peserta Magang ke Jepang

A-AA+A++

Sasamboinside.com — Bank NTB Syariah menjalin kerja sama dengan PT. Lombok Global Edukasi (LGE) dalam penjaminan penyaluran pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI), calon PMI, serta peserta program pemagangan ke luar negeri, khususnya Jepang.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bank NTB Syariah dan LGE. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) yang ingin bekerja atau mengikuti program pemagangan di luar negeri.

IMG-20260816-WA0004

Melalui program tersebut, Bank NTB Syariah berupaya membantu calon PMI dan peserta magang dalam mempersiapkan kebutuhan pembiayaan keberangkatan.

Dukungan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara sektor perbankan, lembaga pelatihan kerja, dan pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten serta memiliki daya saing internasional.

Direktur Pembiayaan Bank NTB Syariah, Agus Suhendro mengatakan, pembiayaan KUR yang dipercayakan pemerintah kepada Bank NTB Syariah tidak hanya menyasar pekerja migran, tetapi juga membuka kesempatan bagi calon PMI dan peserta pemagangan melalui lembaga pelatihan kerja yang sudah Memiliki izin Penyelenggara Pemagangan Luar Negeri (LPK-SO) maupun perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI) yang memenuhi ketentuan.

Dia menjelaskan, Bank NTB Syariah memperoleh plafon pembiayaan KUR sebesar Rp 10 miliar untuk program tersebut pada tahun ini.

Penyalurannya dilakukan dengan memperhatikan persyaratan dan mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.

“Bank NTB Syariah membuka kesempatan seluas-luasnya kepada calon PMI maupun peserta Magang Luar Negeri (Jepang) melalui lembaga yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan fasilitas pembiayaan KUR ini,” ujarnya usai penandatanganan perjanjian kerjasama di Gedung Bank NTB Syariah, Selasa (13/10/2026).

Agus menjelaskan, proses penyaluran pembiayaan tetap mengutamakan verifikasi dan mitigasi risiko.

Bank akan berkoordinasi dengan lembaga pelatihan dan pihak terkait untuk memastikan kelayakan calon penerima, termasuk profil peserta dan kesiapan mereka mengikuti program penempatan atau pemagangan.

Ia mengakui, penyerapan pembiayaan pada tahap awal masih relatif rendah karena program tersebut baru mulai berjalan.

Namun, pihaknya optimistis penyaluran akan meningkat seiring dengan bertambahnya kerja sama dan pemahaman masyarakat mengenai fasilitas pembiayaan tersebut.

Bank NTB Syariah juga menyatakan terbuka terhadap kerja sama dengan lembaga yang menyelenggarakan program penempatan dan pemagangan ke berbagai negara tujuan, selama memenuhi ketentuan yang berlaku.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, Aidy Furqan yang hadir mewakili Gubernur NTB, menyambut baik kerja sama antara Bank NTB Syariah dan PT Lombok Global Edukasi ( LGE ) Menurutnya, program pembiayaan KUR bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan peserta pemagangan ke luar negeri merupakan langkah penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja internasional.

“Kami menilai dukungan pembiayaan menjadi salah satu faktor penting dalam mempersiapkan generasi muda NTB agar dapat mengikuti program pemagangan maupun bekerja di luar negeri. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, dan lembaga pelatihan kerja perlu terus diperkuat agar masyarakat memperoleh akses informasi, pelatihan, serta pembiayaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar program tersebut disosialisasikan secara lebih luas sehingga calon peserta mengetahui persyaratan, mekanisme pengajuan, dan tahapan yang harus dipersiapkan sebelum mengikuti program penempatan atau pemagangan.

Selain dukungan finansial, Aidy menekankan pentingnya kesiapan kompetensi calon peserta, terutama penguasaan bahasa asing, keterampilan kerja, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi dengan budaya dan lingkungan kerja di negara tujuan.

Menurutnya, program pemagangan ke Jepang dapat menjadi kesempatan bagi generasi muda NTB untuk meningkatkan keterampilan dan memperoleh pengalaman kerja internasional.

Peluang tersebut perlu dipersiapkan secara matang melalui pendidikan, pelatihan, serta pendampingan dari lembaga yang memenuhi persyaratan.

Aidi berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik keluarga dan daerah, serta membawa pulang pengalaman dan keterampilan yang bermanfaat bagi pembangunan NTB.

“Kami berharap kolaborasi antara Bank NTB Syariah, Disnakertrans, dan lembaga pelatihan kerja dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak generasi muda NTB yang memperoleh kesempatan mengembangkan kompetensi dan meningkatkan kesejahteraan melalui jalur kerja maupun pemagangan di luar negeri,” tuturnya.

Sementara Direktur PT Lombok Global Edukasi (LGE), I Putu Dharma Bakti menyambut baik kerja sama tersebut.

Menurutnya, fasilitas pembiayaan KUR dapat menjadi solusi bagi calon peserta magang yang mengalami keterbatasan dana untuk mempersiapkan keberangkatan ke Jepang.

Selama ini, sebagian calon peserta harus menyiapkan sendiri biaya yang dibutuhkan untuk mengikuti program pemagangan.

Dengan adanya dukungan pembiayaan dari Bank NTB Syariah, peluang bagi calon peserta yang memiliki keterbatasan finansial diharapkan semakin terbuka.

Dharma Bakti menyebutkan, lebih dari 50 calon peserta telah menandatangani kontrak dengan perusahaan di Jepang.

Meski demikian, tidak seluruh peserta membutuhkan pembiayaan karena sebagian mampu menanggung biaya secara mandiri.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat membantu lebih banyak peserta yang memenuhi persyaratan agar bisa mengikuti program pemagangan secara terencana.

Menurutnya, manfaat program tidak hanya dirasakan saat peserta berangkat ke Jepang, tetapi juga diharapkan berlanjut setelah mereka menyelesaikan program dan kembali ke tanah air.

“Kami berharap setelah kembali dari Jepang, para peserta dapat membangun NTB dan memberikan kontribusi bagi daerah,” ujarnya.

Kerja sama antara Bank NTB Syariah dan PT Lombok Global Edukasi ( LGE ) menjadi salah satu langkah untuk memperkuat dukungan pembiayaan bagi masyarakat yang ingin memperoleh pengalaman kerja internasional.

Selain kesiapan finansial, calon PMI dan peserta magang juga perlu mempersiapkan keterampilan, kemampuan bahasa, kedisiplinan, serta pemahaman terhadap budaya dan etika kerja di negara tujuan.

Melalui kolaborasi perbankan dan lembaga pelatihan yang memenuhi ketentuan, diharapkan semakin banyak generasi muda NTB yang dapat mengakses peluang pemagangan dan pekerjaan di luar negeri secara aman dan terencana.

Pengalaman serta keterampilan yang diperoleh selama berada di luar negeri diharapkan dapat menjadi modal bagi peserta untuk mengembangkan karier, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah setelah kembali ke NTB.

IMG-20260721-WA0007