Example floating
Example floating

Kick-off MotoGP Mandalika 2026 Dimulai, Bidik Rekor 145 Ribu Penonton

A-AA+A++

Sasamboinside.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama ITDC dan seluruh stakeholder resmi memulai rangkaian persiapan ajang balap motor internasional MotoGP Mandalika 2026.

Persiapan dimulai melalui Kick-off Coordination Meeting atau rapat koordinasi perdana yang digelar di Mataram, Rabu (12/8/2026).

IMG-20260705-WA0002

Rapat tersebut dipimpin langsung Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal, didampingi Plt Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar serta Troy yang ditunjuk sebagai Penanggung Jawab Utama Project MotoGP 2026.

Tak sekadar membahas kesiapan sirkuit, Pemprov NTB mulai memetakan seluruh persoalan yang berpotensi menjadi tantangan sebelum MotoGP Mandalika 2026 digelar.

Gubernur Iqbal menegaskan, rapat perdana ini menjadi titik awal untuk melakukan listing dan inventarisasi berbagai isu strategis maupun persoalan teknis yang membutuhkan penanganan khusus.

Sejumlah persoalan tersebut nantinya akan dibahas lebih intensif melalui klaster-klaster khusus.

Mulai dari persoalan akomodasi dan transportasi, kesiapan infrastruktur, pengamanan, pemberdayaan masyarakat lokal dan UMKM, hingga strategi promosi secara masif.

Untuk sektor akomodasi dan transportasi, rapat membahas pembentukan Satgas internal serta Satgas menuju Kota Mataram.

Selain itu, ketersediaan kamar dan pengendalian harga akomodasi di sekitar Kawasan Mandalika juga menjadi perhatian.

Sementara di sektor infrastruktur dan pengamanan, kesiapan jalur bypass, perbaikan sejumlah infrastruktur penunjang, hingga skema pengamanan dari Polda NTB dan Korem turut masuk dalam daftar pembahasan.

Termasuk mengantisipasi kemungkinan kehadiran Presiden maupun tamu-tamu VIP saat MotoGP berlangsung.

Pemprov NTB juga ingin memastikan dampak ekonomi MotoGP benar-benar dirasakan masyarakat.

Pelibatan masyarakat lokal sebagai sukarelawan atau volunteer serta penyediaan ruang bagi pelaku UMKM menjadi salah satu fokus persiapan.

Tak kalah penting, promosi MotoGP Mandalika 2026 akan dilakukan secara lebih luas.

Promosi tidak hanya menyasar masyarakat NTB, tetapi juga kota-kota yang memiliki penerbangan langsung menuju Lombok.

Di antaranya Jakarta, Surabaya, Bali, Labuan Bajo, Waingapu, Makassar hingga Banjarmasin.

“Rapat hari ini baru tahap listing masalah-masalah yang perlu perhatian khusus. Setelah ini akan ada tindak lanjut melalui rapat spesifik per klaster, termasuk rapat bersama CEO maskapai penerbangan di Jakarta, jembatan komunikasi dengan perhimpunan hotel, hingga jaminan keamanan,” ujar Gubernur Iqbal.

Di tengah persiapan tersebut, target besar juga dipasang untuk MotoGP Mandalika 2026.

Pihak penyelenggara optimistis jumlah penonton kembali mencatatkan rekor baru.

Setelah berhasil menarik sekitar 120 ribu penonton pada 2024 dan meningkat menjadi 140 ribu penonton pada 2025, MotoGP Mandalika 2026 ditargetkan mampu mendatangkan 145 ribu penonton.

Target tersebut didukung rencana peningkatan kapasitas tribun dan fasilitas di kawasan sirkuit.

Sinyal positif bahkan sudah terlihat dari penjualan tiket.

Sebanyak 8.000 tiket awal dilaporkan telah sold out setelah diborong oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Pemprov NTB pun tak gentar menghadapi tantangan jadwal MotoGP Mandalika yang berdekatan dengan ajang Formula 1 di Singapura.

Persaingan jadwal itu justru dinilai menjadi pelecut bagi NTB dan seluruh pihak terkait untuk menyuguhkan penyelenggaraan MotoGP Mandalika yang lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Dengan target 145 ribu penonton dan 8.000 tiket awal yang telah habis terjual, persiapan MotoGP Mandalika 2026 kini resmi memasuki tahap serius.

IMG-20260705-WA0003