Jelang Ramadhan, Polres Lombok Tengah Gencarkan Operasi Keselamatan Rinjani 2026

Sasamboinside.com – Dalam upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, Polres Lombok Tengah menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Rinjani 2026, Senin (2/2/2026).
Apel gelar pasukan ini menjadi tanda dimulainya Operasi Keselamatan Rinjani 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026.
Operasi ini difokuskan pada upaya preventif dan preemtif guna menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Lombok Tengah.
Wakapolres Lombok Tengah, Kompol I Putu Kardhianto, S.H., M.H., usai memimpin apel menyampaikan bahwa operasi ini melibatkan kekuatan besar personel Polri yang disiagakan secara terkoordinasi di seluruh wilayah NTB.
“Sebanyak 902 personel Polri dikerahkan dalam Operasi Keselamatan Rinjani 2026. Terdiri dari 110 personel Polda NTB dan 792 personel Polres jajaran,” ungkapnya.
Khusus di wilayah Lombok Tengah, Polres Lombok Tengah mengerahkan 74 personel, yang diperkuat dengan sinergi lintas instansi, seperti TNI dan Dinas Perhubungan, guna memastikan operasi berjalan optimal dan tepat sasaran.
Menurutnya, sasaran operasi meliputi seluruh potensi gangguan lalu lintas, mulai dari ambang gangguan hingga gangguan nyata yang berpotensi menimbulkan kemacetan, pelanggaran, maupun kecelakaan, baik sebelum, saat, maupun setelah pelaksanaan operasi.
Adapun pelanggaran yang menjadi perhatian utama antara lain pengendara yang tidak menggunakan helm standar, kendaraan Over Dimensi dan Over Load (ODOL), pengemudi di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, berkendara di bawah pengaruh alkohol, menggunakan handphone saat berkendara, melebihi batas kecepatan, hingga melawan arus lalu lintas.
Meski demikian, Kompol Putu Kardhianto menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Rinjani 2026 tidak semata-mata mengedepankan penindakan, melainkan lebih mengutamakan pendekatan edukatif dan persuasif kepada masyarakat.
“Operasi ini bertujuan membangun kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Penindakan tetap dilakukan, namun edukasi dan imbauan menjadi prioritas demi keselamatan bersama,” jelasnya.
Ia berharap, melalui Operasi Keselamatan Rinjani 2026, Polres Lombok Tengah mampu menekan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas serta meminimalisir kemacetan, khususnya menjelang Ramadhan 1447 H.
“Harapan kami, masyarakat dapat beraktivitas dan melaksanakan mudik dengan aman, nyaman, dan lancar,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *