Bank NTB Syariah Tegaskan Komitmen GCG di Tengah Isu MXGP

Sasamboinside.com – Menyikapi isu yang tengah berkembang di publik dan media massa terkait kegiatan sponsorship ajang balap internasional MXGP serta dugaan keterkaitan guarantee letter dan klaim pembayaran vendor, Bank NTB Syariah akhirnya buka suara.
Melalui pernyataan resmi yang disampaikan oleh M. Ridwan Kurnia dari Corporate Communication PT Bank NTB Syariah, pihak manajemen menegaskan bahwa seluruh aktivitas bisnis bank dijalankan dengan berlandaskan prinsip Good Corporate Governance (GCG).
“Kami menjunjung tinggi transparansi dan kepatuhan dalam setiap langkah. Semua keputusan, termasuk dalam kegiatan promosi dan sponsorship, berorientasi pada sinergi positif dengan program pembangunan daerah NTB,” ujar Ridwan, Senin (10/11/2025).
Ia menambahkan, pihaknya menghormati proses penyelidikan yang saat ini sedang berjalan dan berkomitmen untuk bersikap kooperatif dengan aparat penegak hukum.
“Terkait proses penyelidikan yang berjalan, kami menghargai dan siap kooperatif penuh dengan aparat penegak hukum,” tegasnya.
“Kami percaya pada asas praduga tak bersalah dan akan memberikan informasi yang dibutuhkan secara transparan dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Pihak Bank NTB Syariah menegaskan bahwa prinsip utama dalam setiap aktivitas bisnis dan kerja sama tetap berpedoman pada asas tata kelola Good Corporate Governance (GCG), termasuk dalam penyaluran dana promosi dan sponsorship.
Manajemen baru Bank NTB Syariah saat ini tengah melakukan konsolidasi internal dan pendalaman data secara menyeluruh terkait isu-isu yang muncul, terutama dua hal utama:
Guarantee Letter — Bank masih dalam proses pendalaman mengenai keberadaan dan keaslian guarantee letter yang beredar, mengingat manajemen saat ini baru menjabat dan perlu mempelajari secara detail dokumen yang diterbitkan sebelumnya.
Pembayaran Vendor — Terkait dugaan pembayaran atau klaim vendor, Bank menegaskan bahwa hubungan dan pembayaran terkait sponsorship dilakukan dengan pihak Event Organizer (EO), dalam hal ini PT SEG. Pembayaran kepada vendor diselesaikan sesuai dengan perintah bayar dari pelaksana yang telah disepakati.
Ridwan menegaskan, manajemen baru berkomitmen memastikan tata kelola perusahaan berjalan secara baik, profesional, dan transparan.
“Kami berada dalam tahap konsolidasi untuk memahami secara menyeluruh masalah yang terjadi. Komitmen kami jelas mematuhi hukum, mengedepankan tata kelola yang baik (GCG), dan memastikan setiap kegiatan bersinergi positif dengan program Pemerintah Provinsi NTB untuk kemaslahatan masyarakat,” ujar M Ridwan Kurnia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *