Sasamboinside.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah (Loteng) terus menggencarkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di seluruh lapak penjualan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh hewan, baik sapi maupun kambing, dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
“Tim dari dinas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di seluruh wilayah Loteng. Kami ingin memastikan tidak ada hewan kurban yang terinfeksi PMK, Lumpy Skin Disease (LSD), maupun antraks,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Loteng, Lalu Kamrin, 2/6/25.
Pemeriksaan yang dilakukan mencakup berbagai aspek, mulai dari kondisi fisik hingga vitalitas hewan. “Kami periksa kondisi mata, mulut, kaki, gigi, suhu tubuh, serta nafsu makan. Hewan yang sehat akan terlihat aktif, berdiri tegak, tidak kurus, bulunya mengkilap, dan tidak memiliki luka,” jelasnya.
Lalu Kamrin menyebut, sejauh ini belum ditemukan kasus penyakit serius pada hewan kurban. Meski begitu, petugas menemukan beberapa gejala ringan seperti kembung dan penurunan nafsu makan, yang biasanya terjadi akibat stres perjalanan atau faktor cuaca.
“Hewan seperti itu kami pisahkan dan diberi vitamin sebagai tindakan perawatan,” tambahnya.
Pemeriksaan akan terus dilakukan hingga hari H Idul Adha di seluruh desa dan kelurahan di Loteng. Hewan yang lolos pemeriksaan akan diberikan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) serta stiker penanda telah diperiksa.
Selain itu, Dinas Pertanian dan Peternakan juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih cermat dalam memilih hewan kurban. “Pastikan hewan mau makan, tidak kurus, tidak cacat, serta tidak memiliki luka di hidung, mulut, maupun kaki. Hewan sehat juga bisa berdiri dengan kokoh dan memiliki bulu yang rapi,” pungkas Kamrin.