Baru Rampung, Plafon SMPN 1 Praya Ambruk, Ini Kata Kabid SMP Disdik Loteng

Sasamboinside.com — Insiden ambruknya plafon di salah satu ruang kelas Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Praya memicu sorotan tajam terhadap kualitas proyek rehabilitasi sekolah tersebut. Padahal, bangunan baru saja rampung dan mulai digunakan dalam beberapa bulan terakhir.

Kejadian yang terjadi pada Maret 2025 itu sempat mengejutkan pihak sekolah. Selain plafon yang ambruk, kondisi atap lainnya juga terlihat bergelombang parah.

Ironisnya, proyek ini menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang pengerjaannya rampung pada awal 2025. Hingga kini, bangunan tersebut masih dalam masa pemeliharaan.

Kepala SMAN 1 Praya, Wiresane, menyatakan pihaknya telah melaporkan kerusakan tersebut ke Dinas Pendidikan Lombok Tengah.

“Kejadiannya bulan Maret kemarin, syukurnya tidak ada korban. Ini sudah kami laporkan ke Dinas,” ujar Wiresane kepada wartawan, Senin (22/4).

Namun kerusakan tak berhenti pada plafon. Dinding ruang kelas kini mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan dini. Cat tembok yang mengelupas, luntur, hingga ditumbuhi lumut menjadi pemandangan yang kontras dengan usia bangunan yang belum genap setengah tahun.

“Sebagai penerima manfaat, kami heran kenapa bangunan ini cepat rusak. Kami juga tidak dilibatkan sama sekali dalam proses pengerjaannya,” tegas Wiresane.

Diketahui, proyek rehabilitasi tersebut sepenuhnya dikelola oleh kontraktor bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas Pendidikan Lombok Tengah.

Pihak sekolah tidak dilibatkan sama sekali dalam proses pembangunan, meski menjadi pengguna langsung fasilitas tersebut. Proyek ini disebut menelan anggaran miliaran rupiah.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Lombok Tengah, Lalu Rupawan Jony yang dikonfirmasi terkait persoalan tersebut menyampaikan akan segera melakukan perbaikan. 

Akan segera diselesaikan, masih masa pemeliharaan sampai bulan Juni 2025.
Kemarin masih musim penghujan sehingga tidak bisa diperbaiki,” ungkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *