Berita

Dewan Soroti Pengelolaan Taman Muhajirin yang Dinilai Tak Maksimal

Sasamboinside.com – Anggota Komisi II DPRD Lombok Tengah, Murdani, menyampaikan kekecewaannya terhadap kondisi pengelolaan Taman Muhajirin Praya yang dinilai belum tertangani dengan baik.
Menurutnya, taman yang menjadi salah satu ruang publik utama di pusat kota tersebut seharusnya dapat dikelola lebih maksimal sesuai anggaran yang telah digelontorkan pemerintah daerah.
“Kami berharap Pemda dapat meningkatkan pengelolaan dan perawatan taman agar sesuai dengan anggaran yang telah dikeluarkan,” tegas Murdani.
Ia menambahkan bahwa kurang optimalnya pengelolaan Taman Muhajirin bukan hanya menjadi perhatian Komisi II DPRD, tetapi juga dikeluhkan oleh masyarakat.
Beberapa fasilitas tampak tidak terawat, sementara kebersihan dan penataan taman dianggap belum memenuhi harapan warga.
Sorotan ini diharapkan menjadi evaluasi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dan perawatan Taman Muhajirin ke depan.
“Semoga dengan kritik ini, Pemda dapat meningkatkan perawatan dan pengelolaan Taman Muhajirin Praya agar lebih rapi dan sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.
DPRD menegaskan pentingnya ruang publik yang terawat sebagai bagian dari kenyamanan warga kota serta upaya memperindah wajah ibu kota Kabupaten Lombok Tengah.
Pemerintah daerah pun diharapkan segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki kondisi taman tersebut.
Sementara itu, Kadis Perkim Loteng, Muhammad Supriadin menyatakan, Disperkim tidak memiliki anggaran khusus untuk pemeliharaan fasilitas Taman Muhajirin, sehingga perawatan tidak dapat dilakukan secara optimal.
“Air mancur di Taman Muhajirin rentan terhadap lumut dan jamur, sehingga membutuhkan perawatan khusus. Tapi kami tidak memiliki anggaran, ” ucapnya.
Selain air mancur, saluran air di kawasan Taman Wisata Kota (TWK) Muhajirin kerap tersumbat, terutama menjelang musim penghujan.
Disperkim diminta bertanggung jawab atas pemeliharaan taman, namun belum ada serah terima resmi untuk bangunan yang dikerjakan Dinas Pariwisata.
Disperkim berencana untuk memetakan saluran-saluran pendukung agar luapan air dapat tertangani dengan baik.
Namun, kurangnya anggaran dan koordinasi antar dinas terkait masih menjadi tantangan dalam pemeliharaan Taman Muhajirin.
SaSaMbo Inside

Recent Posts

Dorong Penetrasi Pasar Daerah, BRI Finance Hadirkan Pameran Otomotif di Banyuwangi

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mempertegas perannya dalam ekosistem BRI Group melalui keikutsertaan dalam…

1 jam ago

Tren Pernikahan Lebih Intimate Meningkat, Hotel di Palembang Tawarkan Paket Mulai Rp 128.000 per Tamu

Tren pernikahan di Indonesia mulai bergeser. Jika sebelumnya pesta berskala besar menjadi pilihan utama, kini…

1 jam ago

Butuh Besi Cepat untuk Proyek April Ini? Ini Solusi Tanpa Ribet

Memasuki pertengahan April, ritme proyek konstruksi biasanya mencapai titik puncak. Target deadline sebelum libur panjang…

2 jam ago

FLOQ Luncurkan Limit Order dan Kampanye Trading Interaktif Bertema Pokémon, Dorong Pengguna Trading Lebih Strategis dengan Zero Fee

FLOQ, platform aset kripto yang berfokus pada edukasi dan kemudahan akses, hari ini resmi meluncurkan…

2 jam ago

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

Dunia investasi telah mengalami transformasi besar seiring dengan kemajuan teknologi digital yang mendemokratisasi akses ke…

2 jam ago

Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

PT Dupoin Futures Indonesia menggelar kegiatan edukasi bertajuk Market Hunt with Dupoin Futures 2026 di Pastis Setiabudi,…

2 jam ago