Berita

Titik Koordinat HP Ungkap Jejak Terakhir Brigadir Esco Sebelum Tewas

Sasamboinside.com – Misteri kematian Brigadir Polisi Esco Paska Rely, anggota Intel Polsek Sekotong, Polres Lombok Barat, masih menyisakan banyak tanda tanya.
Keluarga besar almarhum terus mengawal perkembangan kasus yang saat ini tengah ditangani kepolisian.
Kuasa Hukum keluarga almarhum Brigadir Esco, Dr. Lalu Anton Hariawan mengatakan, dari keterangan ayah korban yang disampaikan ke dirinya, diketahui bahwa sebelum dinyatakan hilang, titik koordinat handphone milik Brigadir Esco sempat terdeteksi aktif.
Dijelaskan Lalu Anton, Hasil komunikasi ayah korban dengan penyidik menyebutkan, lokasi terakhir handphone tersebut berada tidak jauh dari tempat ditemukannya jasad almarhum.
“Dari keterangan ayah korban menyampaikan kepada saya, beliau berkomunikasi langsung dengan penyidik dan hasil komunikasinya beliau sampaikan ke saya bahwa sebelum hilangnya almarhum brigadir esco itu titik koordinat handphone itu pas hidup itu terakhir kali lokasi berada cek posnya itu ada dilokasi tidak jauh dari tempat jenazah ditemukan,” ujar Lalu Anton, Selasa (9/9/2025).
Oleh karena itu, Lalu Anton menduga bahwa almarhum Brigadir Esco dibunuh tidak jauh dari lokasi penemuan jasad.
“Jadi kami menduga eksekusi almarhum itu tidak jauh dari lokasi (penemuan jasad korban),” ungkapnya.
Disamping itu, Lalu Anton menyampaikan bahwa pihak keluarga akan melakukan hearing ke Polda NTB, Kamis, 11 September 2025.
Ia mengatakan bahwa keluarga Almarhum Brigadir Esco ingin bertemu langsung dengan Kapolda NTB, Irwasda, Dirkrimum, hingga Wassidik.
“Kurang lebih ada 20 tokoh yang akan hadir dalam hearing. Mereka ingin mempertanyakan progres kelanjutan kasus ini dan berharap gelar perkara segera dilakukan serta penetapan tersangka segera diumumkan,” ujar Anton.
Anton menambahkan, informasi sementara yang diterima, gelar perkara akan digelar di Polda NTB karena melibatkan tim gabungan.
Sebagai kuasa hukum, ia memastikan akan mendampingi keluarga almamrhum Brigadir Esco dalam pertemuan tersebut.
“Saya akan mendampingi keluarga. Ada beberapa harapan dan permintaan pihak keluarga besar almarhum Brigadir Esco untuk memperjuangkan keadilan,” jelasnya.
Menurut Anton, penyidik telah berkomunikasi dengan pihaknya dan menyebut masih menunggu beberapa alat bukti, salah satunya hasil ekstrak handphone dari Bareskrim Polri.
Selain itu, masih ada sejumlah saksi yang akan dimintai keterangan sebelum dilakukan gelar perkara.
“Penyidik sudah berkomunikasi dengan kami bahwa tinggal menunggu beberapa alat bukti, salah satunya adalah hasil ekstrak handphone di bareskrim polri, setelah itu ada beberapa saksi yang akan dimintai keterangan, setelah itu akan diajukan gelar perkara,” katanya.
SaSaMbo Inside

Recent Posts

217 Warga Binaan Rutan Praya Dapat Remisi HUT ke-81 RI, Didominasi Kasus Perlindungan Anak dan Narkotika

Sasamboinside.com - Sebanyak 217 warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Praya, Lombok Tengah…

2 jam ago

Radikalisme Mengintai di Layar Ponsel, NTB Perkuat Literasi Digital

Sasamboinside.com - Kejaksaan Agung bersama sejumlah instansi terkait memperkuat upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme terhadap…

17 jam ago

Demo di Kantor ATR/BPN Lombok Tengah Memanas, Massa Bakar Ban Tuntut Penyelesaian Sengketa Lahan

Sasamboinside.com - Aksi demonstrasi puluhan warga Rowok dan Mawun di Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan…

18 jam ago

Motor Dicuri Saat Pemilik Beribadah, Puma Polda NTB Sikat Terduga Penadah

Sasamboinside.com — Unit Reaksi Cepat Puma Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB berhasil membongkar jaringan…

19 jam ago

Lalu Hizzi Resmi Pimpin Pordasi Pacu NTB, Siap Genjot Prestasi Kuda Pacu Menuju PON 2028

Sasamboinside.com – Lalu Hizzi S.Pd resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Provinsi Federasi Nasional Persatuan Olahraga…

20 jam ago

Kick-off MotoGP Mandalika 2026 Dimulai, Bidik Rekor 145 Ribu Penonton

Sasamboinside.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama ITDC dan seluruh stakeholder resmi memulai…

1 hari ago