HUKRIM

Tebas Pemilik Rumah, Polisi Buru Komplotan Rampok di Praya Barat Daya

Sasamboinside.com – Polisi masih memburu komplotan rampok yang beraksi di Dusun Batu Bintang, Desa Ranggagata, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah.
Aksi brutal itu terjadi pada Senin malam (2/3/2026) sekitar pukul 21.00 Wita dan mengakibatkan seorang perempuan paruh baya mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam.
Kapolsek Praya Barat Daya, IPDA Aswin Anggara, menegaskan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap identitas para pelaku.
“Korban diketahui bernama Kirah (51/P), seorang petani mengalami luka serius di kepala dan lengan akibat senjata tajam dari salah satu pelaku,” kata Aswin
Diungkapkan Aswin, peristiwa itu bermula saat korban baru selesai melaksanakan salat.
Tiba-tiba ia mendengar teriakan anaknya dari dalam kamar.
Saat hendak menghampiri, korban justru didatangi sejumlah orang tak dikenal yang langsung mengancam dan meminta uang serta emas miliknya.
Korban sempat berteriak meminta pertolongan warga.
Namun salah satu pelaku langsung memukul wajah korban dan menebas bagian kepala serta lengan kanannya menggunakan parang.
“Korban sempat berteriak meminta pertolongan warga. Namun salah satu pelaku langsung memukul wajah korban dan menebas bagian kepala serta lengan korban menggunakan senjata tajam,” kata Aswin.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka di kepala, wajah, dan lengan kanan.
Dalam kondisi terluka, korban akhirnya menyerahkan kalung emas imitasi yang disimpan di dalam lemari kamar dengan harapan para pelaku segera meninggalkan rumahnya.
Berdasarkan keterangan korban, terang Aswin, jumlah pelaku diperkirakan sekitar tujuh orang.
Mereka membawa senjata tajam jenis parang dan melarikan diri melalui bagian belakang rumah setelah sempat merusak telepon genggam milik korban.
Aksi tersebut diduga terjadi karena para pelaku mengetahui kondisi rumah korban yang relatif sepi.
Suami korban diketahui sedang bekerja di luar negeri sehingga korban hanya tinggal bersama anaknya.
“Saat ini kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta beberapa saksi – saksi telah kita mintai keterangan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut” tegas Aswin.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada malam hari, serta segera melapor apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kasus tersebut.
SaSaMbo Inside

Recent Posts

KAI Bandara Layani 78.226 Penumpang Selama Libur May Day 2025, Ajak Masyarakat Tertib Saat Melintas Perlintasan

PT Railink mencatat total sebanyak 78.226 penumpang menggunakan layanan KAI Bandara selama periode libur May…

6 jam ago

Lintasarta Rayakan 38 Tahun Perjalanan, Hadirkan Komitmen Empowering Beyond untuk Indonesia

Memperingati 38 tahun perjalanan transformasinya, Lintasarta, menegaskan peran sebagai Beyond AI Factory di bawah naungan…

6 jam ago

SUCOFINDO Sertifikasi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Dorong Standar Tata Kelola dan Infrastuktur Berkelanjutan

Upaya penguatan tata kelola dan standar keberlanjutan di sektor konstruksi nasional terus didorong di tengah…

8 jam ago

Perjalanan Mahasiswa BINUS University dalam Meraih Juara 3 Pilmapres LLDIKTI Wilayah III

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa BINUS University. Stanley Nathanael Wijaya, mahasiswa Computer Science dari…

8 jam ago

Emas Berpotensi Melonjak ke 4.740, Ini Pemicunya

Harga emas dunia pada perdagangan hari Rabu (6/5) diperkirakan memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan,…

9 jam ago

Ekspansi ke Filipina, Voresi Jadikan Pendidikan Nonformal Kunci Pertumbuhan Ekonomi ASEAN

Voresi, startup EdTech asal Indonesia, resmi berekspansi ke Filipina pada awal kuartal kedua tahun 2026…

11 jam ago