Suasana “Sweet Seventeen” KLU: BPBD Gelar Panjat Pinang Spektakuler dengan Hadiah Jutaan Rupiah!

Sasamboinside.com – Kemeriahan hari jadi Kabupaten Lombok Utara (KLU) ke-17 yang jatuh pada 21 Juli mendatang sudah terasa di berbagai penjuru daerah berjuluk “Tioq Tataq Tunaq” ini.
Berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut memeriahkan momen “Sweet Seventeen” ini dengan beragam kegiatan.
Salah satu yang paling menyita perhatian adalah gelaran lomba oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KLU.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, BPBD KLU tahun ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi sosial dan insan pers yang bertugas di wilayah KLU.
Puncak kemeriahan terlihat pada Kamis dan Jumat (17-18/7/2025) di halaman kantor BPBD KLU, di mana berbagai perlombaan seru digelar.
Salah satu lomba yang paling mencuri perhatian adalah panjat pinang. Tak tanggung-tanggung, ada dua puluh dua macam hadiah menarik yang disiapkan, mulai dari helm, baju kaos, termos, blender, hingga uang tunai senilai Rp 5 juta.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KLU, H.M. Zaldi Rahadian, ST, menjelaskan bahwa keterlibatan wartawan dan LSM dalam perlombaan ini merupakan wujud keterbukaan serta upaya mempererat sinergi antarunsur di KLU.
“Kita ingin kemeriahan HUT ke-17 ini bisa dirasakan semua elemen masyarakat, termasuk para pewarta dan LSM yang selama ini menjadi mitra kerja kami,” ujar Zaldi di sela perlombaan.
Zaldi menambahkan bahwa konsep perayaan yang diusung BPBD memang sengaja dibuat berbeda dari OPD lainnya.
Selain lomba tarik tambang, pihaknya juga menggelar lomba panjat pinang serta menghadirkan hiburan musik DJ untuk mengiringi suasana perlombaan.
Hal ini dilakukan untuk menciptakan suasana santai dan akrab, namun tetap penuh semangat kebersamaan.
“Meski sederhana, nuansa kemeriahan sangat terasa. Ini juga jadi ajang silaturahmi antar elemen masyarakat dan pemerintah daerah,” tutupnya.
Suasana riuh rendah dengan sorak sorai penonton dan peserta yang antusias mewarnai area lomba. Tampak jelas bahwa perayaan HUT KLU ke-17 ini bukan hanya milik pemerintah, melainkan juga seluruh lapisan masyarakat.
Sebuah perayaan “Sweet Seventeen” yang tak hanya meriah, namun juga penuh makna kebersamaan. (May*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *