Sasamboinside.com — Sebanyak 53 pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mulai menjalani asesmen metode sedang, yang berlangsung sejak 6 hingga 14 November 2025.
Langkah ini menjadi bagian penting dari penerapan sistem manajemen talenta ASN yang dikembangkan secara mandiri oleh Pemkab Lombok Tengah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Firman Wijaya, ST., MT., mengatakan, asesmen ini bertujuan untuk memperkuat keyakinan pemerintah daerah terhadap potensi dan kompetensi para pejabat yang sebelumnya telah mengikuti asesmen metode sederhana dan menempati posisi strategis dalam sistem informasi manajemen talenta daerah.
“Asesmen ini kami laksanakan untuk memastikan bahwa pejabat yang berada pada kotak 9, 8, dan 7 benar-benar memiliki potensi serta kompetensi yang sesuai. Mereka kami siapkan sebagai calon pejabat pimpinan tinggi pratama. Ini bagian dari upaya membangun SDM aparatur yang unggul, berintegritas, dan siap memimpin di masa depan,” ujar Sekda.
Sebanyak 53 pejabat yang mengikuti asesmen merupakan ASN dengan pengalaman jabatan memadai serta masih memenuhi batas usia untuk diangkat dalam jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama per 31 Desember 2025.
Pelaksanaan asesmen dilakukan bekerja sama dengan Assessment Center Pemerintah Kota Bandung, yang telah memenuhi standar akreditasi pelaksana asesmen metode sedang dan terdaftar dalam sistem i-Mut BKN.
Kolaborasi ini juga dipilih karena ketersediaan waktu lembaga tersebut sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan Pemkab Lombok Tengah.
Menariknya, dari 11 instansi pemerintah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kabupaten Lombok Tengah menjadi satu-satunya daerah yang telah mendapatkan persetujuan pelaksanaan manajemen talenta dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), melalui Keputusan Kepala BKN Nomor 596.3 tanggal 20 Agustus 2025.
Secara nasional, lebih dari 600 instansi pemerintah di tingkat kementerian, lembaga, provinsi, hingga kabupaten/kota, baru 80 instansi yang telah memperoleh persetujuan penerapan sistem manajemen talenta.
Kabupaten Lombok Tengah menjadi salah satu di antaranya, bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Surabaya.
Kegiatan asesmen ini juga dihadiri secara daring oleh Kepala BKPSDM Kota Bandung, H. Evi Hendarin, S.Sos., M.AP., yang memberikan sambutan dan apresiasi atas komitmen Lombok Tengah dalam membangun sistem pengelolaan talenta ASN yang profesional.
“Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan kepemimpinan birokrasi yang profesional dan berorientasi hasil,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan asesmen ini, Pemkab Lombok Tengah berharap dapat menyiapkan pejabat-pejabat potensial yang memiliki kemampuan strategis, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan, sehingga mampu memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di masa mendatang.