Berita

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam menciptakan sistem yang tidak hanya canggih, tetapi juga relevan dan berdampak. Menjawab tantangan tersebut, BINUS University kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan keilmuan melalui pengukuhan Guru Besar.

BINUS University mengukuhkan Prof. Dr. Ir. Tanty Oktavia, S.Kom., M.M. sebagai Guru Besar Tetap di bidang Business Information Systems, yang saat ini juga menjabat sebagai Head of Department Master in Information Systems Management.

Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Human–AI Collaboration in Business Information Systems: Sistem Cerdas, Tepercaya, dan Berorientasi pada Manusia”, Prof. Tanty menyoroti pentingnya pergeseran paradigma dalam pengembangan sistem informasi bisnis. Ia menekankan bahwa teknologi, khususnya AI, tidak lagi hanya berperan sebagai alat otomatisasi, tetapi sebagai mitra strategis manusia dalam pengambilan keputusan dan penciptaan nilai bisnis.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa evolusi Business Information Systems kini telah memasuki fase baru yang ditandai dengan integrasi AI yang mampu belajar, memprediksi, serta memberikan rekomendasi berbasis data. Dalam konteks ini, kolaborasi Human-AI menjadi fondasi utama dalam membangun sistem yang adaptif, cerdas, dan tetap berorientasi pada manusia.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari komitmen BINUS University dalam menghadirkan ekosistem akademik yang unggul dan berdampak. “Pengukuhan Guru Besar bukan hanya menjadi pencapaian individu, tetapi juga mencerminkan komitmen institusi dalam mendorong lahirnya pemikiran strategis yang mampu menjawab tantangan global. Kami percaya kontribusi Prof. Tanty akan semakin memperkuat peran BINUS University dalam menghasilkan riset yang relevan dan berdampak bagi masyarakat.”

Sejalan dengan perkembangan menuju era Industry 5.0, Prof. Tanty juga menekankan pentingnya pendekatan human-centered dalam pengembangan AI, di mana teknologi dirancang untuk memperkuat kapabilitas manusia, bukan menggantikannya. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan inovasi yang lebih holistik, etis, dan berkelanjutan dalam berbagai sektor industri.

Pengukuhan ini menjadi bagian dari perjalanan BINUS University memasuki 45 tahun berkarya di dunia pendidikan, yang secara konsisten menghadirkan inovasi pembelajaran, memperluas kolaborasi global, serta membangun ekosistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Melalui penguatan peran Guru Besar, BINUS University terus berupaya menghadirkan talenta unggul yang tidak hanya siap berkarier, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi digital dan kemajuan bangsa.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Admin

Recent Posts

Semarak Hari Kartini, BRI Region 6 Gelar Lomba Busana Nasional untuk Pekerja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, BRI Region 6 menggelar lomba busana nasional yang diikuti oleh…

2 jam ago

Jalur KA Cibeber–Lampegan Tidak Dapat Dilalui Akibat adanya Gogosan, Demi Keselamatan, Perjalanan KA Siliwangi dibatalkan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung menyampaikan bahwa jalur kereta api pada petak…

3 jam ago

Bitcoin Uji US$75.000 di Tengah Ketegangan Iran dan Lonjakan Risiko Energi Global

Bitcoin kembali menguji zona krusial di sekitar US$75.000, sebuah level psikologis yang berpotensi menentukan arah…

3 jam ago

Risiko Investasi Saham yang Perlu Dipahami Investor Pemula

Memasuki dunia pasar modal sering kali memberikan harapan akan keuntungan besar dalam waktu singkat, namun…

3 jam ago

Melihat Arah Industri Konstruksi dari Perspektif Waringin Megah

Bagi Waringin Megah General Contractor, memahami arah industri bukan hanya soal membaca tren, tetapi juga…

3 jam ago

Di Tengah Ketidakpastian Global, SawitPRO Hadir Mempermudah Petani Mendapatkan Pupuk Sawit dan Benih Unggul

Situasi global yang semakin tidak menentu, mulai dari konflik Geopolitik, gangguan rantai pasok, hingga kenaikan harga…

3 jam ago