Reses Dewan Saiful Muslim: Aspirasi Infrastruktur & Lampu Bypass BIL Mengemuka

Sasamboinside.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah, Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Saiful Muslim SH kembali menunjukkan komitmennya dalam menyerap aspirasi masyarakat di reses masa sidang III.
Pertemuan dengan warga ini menjadi ajang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan yang mereka hadapi secara langsung kepada anggota dewan.
Reses yang bertempat di Dusun Bunmudrak, Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Jumat 4 Juli 2025 ini disambut antusias oleh warga. Berbagai usulan pun mengemuka, mulai dari infrastruktur dasar hingga fasilitas penunjang kegiatan pemuda.
Salah satu usulan penting disampaikan oleh Amaq Mariam. Ia memohon kepada DPRD agar dapat mengalokasikan pembangunan rabat jalan di Bunmudrak.
Jalan yang diusulkan memiliki panjang 250 meter dengan lebar 2 meter. Tidak hanya itu, Amaq Mariam juga mengusulkan penambahan penerangan lampu jalan menuju kampung mereka.
“Jalan ini sangat vital bagi mobilitas warga, terutama saat malam hari. Lampu jalan akan sangat membantu keamanan dan kenyamanan,” ujarnya.
Tak ketinggalan, suara para pemuda juga turut didengarkan. Perwakilan pemuda dari empat RT di Dusun Dasan Baru, Desa Sukarara, kompak mengusulkan bantuan kostum sepak bola untuk 50 orang.
Usulan ini disambut positif sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan positif dan pengembangan bakat olahraga di kalangan anak muda.
Namun, perhatian khusus tertuju pada usulan yang disampaikan oleh Kepala Dusun (Kadus) Dasan Baru.
Dengan nada prihatin, Kadus menyampaikan permohonan agar DPRD dapat menindaklanjuti persoalan lampu penerangan jalan di bypass BIL (Bandara Internasional Lombok) yang sudah sekian lama gelap gulita.
“Kami sudah mengadukan persoalan ini ke berbagai pihak, tapi sampai saat ini belum ada tindakan. Lewat di jalan bypass – BIL saat malam hari itu seperti memasuki jalan hutan belantara,” ungkap Kadus.

Ia menegaskan urgensi masalah ini mengingat jalan bypass Lombok Tengah merupakan gerbang masuk utama bagi wisatawan mancanegara dari berbagai belahan dunia.
“Ini adalah wajah Lombok Tengah di mata dunia, bagaimana mungkin dibiarkan gelap seperti itu?” tambahnya.
Kondisi ini tentu sangat kontras dengan status Lombok Tengah sebagai salah satu destinasi pariwisata super prioritas.
Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan, anggota DPRD Saiful Muslim, S.H., yang hadir dalam reses tersebut, menyatakan kesiapannya.
“Kami siap menampung dan menyerap aspirasi serta menerima beberapa usulan dari warga. Semua masukan yang telah disampaikan akan kami tampung untuk ditindaklanjuti,” tegas Saiful Muslim.
Reses ini menjadi bukti nyata komitmen DPRD Lombok Tengah untuk terus mendengarkan suara rakyat dan berupaya mencari solusi atas setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat di daerah pemilihannya.
Diharapkan, tindak lanjut dari reses ini dapat membawa perubahan positif dan signifikan bagi kemajuan Desa Sukarara, khususnya dalam mengatasi persoalan infrastruktur dan fasilitas umum yang menjadi kebutuhan mendesak bagi warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *