Berita

Ratusan Guru Honorer Demo di Lombok Tengah, Tuntut Kepastian Status dan Tolak Dirumahkan

Sasamboinside.com – Ratusan guru honorer di Kabupaten Lombok Tengah menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Lombok Tengah, Rabu (7/1/2026), sebagai bentuk penolakan terhadap rencana pemberhentian atau dirumahkannya ratusan guru honorer non database.
Aksi yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Lombok Tengah itu diikuti ratusan guru dari berbagai sekolah. Para peserta membawa spanduk berisi tuntutan agar pemerintah daerah memberikan kejelasan status dan tidak merumahkan mereka yang selama ini telah membantu proses belajar mengajar.
Dalam orasi yang disampaikan, perwakilan massa aksi, Wildan, menegaskan bahwa para guru honorer datang untuk meminta kebijakan Bupati Lombok Tengah. Mereka berharap tetap diberi kesempatan mengajar seperti biasa.
“Saat ini ada 715 guru honorer non database yang terancam dirumahkan. Kami sudah mengabdi bertahun-tahun dengan gaji yang sangat minim. Sekarang justru kami terancam kehilangan pekerjaan,” ujar Wildan.
Wildan menilai, rencana pemutusan kontrak tersebut tidak adil, mengingat peran guru honorer selama ini dinilai sangat menunjang kegiatan pendidikan di sekolah-sekolah.
Aksi tersebut kemudian diterima Wakil Bupati Lombok Tengah, H. M. Nursiah, yang menemui massa di halaman Kantor Bupati. Dalam kesempatan itu, Nursiah menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang dilakukan secara tertib.
Namun, Nursiah menegaskan bahwa kebijakan pemutusan kontrak guru honorer non database bukan sepenuhnya kewenangan Pemerintah Daerah Lombok Tengah.
“Ini bukan kebijakan daerah, melainkan kebijakan pemerintah pusat. Kami di daerah tidak memiliki kewenangan penuh, kami hanya menjalankan perintah,” jelasnya.
Meski demikian, ia memastikan bahwa aspirasi para guru honorer akan diteruskan ke pemerintah pusat.
“Aspirasi ini akan kami sampaikan ke pemerintah pusat melalui gubernur, dan ditembuskan ke Kementerian PAN-RB,” pungkasnya.
Aksi unjuk rasa berjalan kondusif, dan massa membubarkan diri setelah menyampaikan tuntutan serta menerima penjelasan dari pemerintah daerah.
SaSaMbo Inside

Recent Posts

NTB dan ParTha Siapkan Strategi Cegah TPPO dari Desa

Sasamboinside.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Yayasan Parinama Astha (ParTha) menyiapkan model…

9 jam ago

MotoGP Kian Dekat, Pemprov NTB Mulai Matangkan Persiapan

Sasamboinside.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama seluruh pemangku kepentingan mematangkan persiapan penyelenggaraan…

10 jam ago

Polisi Tetapkan Tersangka Gadai Emas Palsu di Lombok Tengah

Sasamboinside.com - Gadai emas palsu, seorang perempuan berinisial S ditetapkan sebagai tersangka oleh Sat Reskrim…

18 jam ago

KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok

Sasamboinside.com - Kepanikan terjadi di perairan Selat Lombok, wilayah Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara…

19 jam ago

Modus Licik 3 Pelaku Edarkan Uang Palsu di Lombok Timur

Sasamboinside.com - Polisi membongkar dugaan jaringan peredaran uang palsu di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara…

1 hari ago

Tak Lagi di Hotman 911, Putri Maya Rumanti Dipecat Hotman Paris?

Sasamboinside.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea secara resmi mengumumkan perubahan dalam susunan tim bantuan…

1 hari ago