Sasamboinside.com – Federasi Serikat Pekerja Pariwisata (FSP PAR) SPSI Kabupaten Lombok Tengah menggelar Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB) Ke-II Tahun 2025 di Ballroom Grand Royal Praya, Selasa (29/10/2025).
Kegiatan ini mengusung tema “Optimalisasi Kemitraan Serikat Pekerja Pariwisata KSPSI dalam Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja dan Perlindungan Pekerja di Era Globalisasi.”
RAKERCAB dihadiri Asisten II Setda Lombok Tengah H. Lendek Jayadi, Ketua KSPSI Provinsi NTB Drs. Yustinus Habur, Kepala Dinas Tenaga Kerja Suhartono, Ketua KSPSI Lombok Tengah H. Wirakarma, serta perwakilan BPJS, Polres, dan sejumlah serikat pekerja se-Lombok Tengah.
Dalam sambutannya, Lendek Jayadi mengapresiasi kegiatan tersebut dan menegaskan pentingnya kerja sama semua pihak dalam membangun sektor ketenagakerjaan di Lombok Tengah.
“Tidak ada hasil besar tanpa kerja sama. Kalau kita mencintai Mandalika, mari terus gaungkan pesan damai. Lombok Tengah mandiri dan berdaya saing bisa terwujud dengan semangat kolaborasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KSPSI NTB Yustinus Habur mendorong pekerja lokal agar semakin bangga dan berdaya di tengah tantangan global.
Ia menilai ajang internasional seperti MotoGP Mandalika harus menjadi momentum memperkuat posisi tenaga kerja lokal.
“Kita patut bangga dengan pekerja kita, tapi akan lebih bermakna bila potensi itu bisa berkembang di daerah sendiri,” katanya.
Kepala Disnaker Lombok Tengah Suhartono menegaskan pihaknya terus membuka ruang komunikasi bagi para pekerja, termasuk menyediakan layanan WhatsApp khusus untuk pengaduan.
“Yang terpenting, pekerja kita harus terjamin upah, kesehatan, dan keselamatan kerjanya,” jelasnya.
Sementara Ketua KSPSI Lombok Tengah H. Wirakarma menekankan agar pekerja lokal bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri, Ia menilai kemajuan daerah harus diukur dari kesejahteraan tenaga kerjanya.
“Kami tidak datang untuk mengeluh, tapi untuk mengajak. Mari siapkan tenaga kerja lokal agar bisa bersaing. Kemajuan tidak diukur dari gedung tinggi, tapi dari senyum pekerja yang pulang membawa ketenangan,” tegasnya.
Melalui RAKERCAB Ke-II ini, FSP PAR SPSI Lombok Tengah berharap lahir gagasan dan langkah konkret memperkuat kemitraan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah untuk mewujudkan Lombok Tengah yang sejahtera dan harmonis.