Peristiwa

Potensi Bencana Ditempat Wisata Jadi Fokus Perhatian TNI Kodim Loteng Selama Libur Lebaran

Lombok Tengah – Fokus perhatian TNI jajaran Kodim 1620/Lombok Tengah pada momen libur lebaran 2022 tak hanya pada lonjakan aktivitas masyarakat mengunjungi objek wisata saja. Namun prajurit berbaju loreng dari Satuan tersebut juga memperhatikan jumlah orang yang ada di lokasi.

Pemantauan orang di lokasi wisata dimaksud untuk menginventarisir faktor kerawanan, kegiatan, dan potensi kemungkinan terjadinya kehilangan nyawa akibat adanya resiko bencana.

Dandim 1620/Lombok Tengah, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, S. IP., menjelaskan secara geografis Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak pada pertemuan Empat lempeng tektonik yaitu lempeng Benua Asia, Benua Australia, lempeng Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

Menurutnya, kondisi tersebut sangat berpotensi sekaligus rawan terhadap adanya bencana seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami, banjir maupun tanah longsor.

“Wilayah pantai di Indonesia merupakan wilayah yang rawan terjadi bencana. Mengingat Indonesia terletak di daerah iklim tropis dengan dua musim yaitu panas dan hujan. Kondisi iklim seperti ini sering terjadi adanya perubahan cuaca, suhu dan arah angin yang cukup ekstrim,” Ujarnya, di Praya, Selasa (3/5/2022).

Untuk itu, Dandim mengatakan pengawasan dan pengamanan Objek Vital oleh TNI jajaran Kodim dilakukan sebagai bentuk upaya pengamanan terkait aktivitas masyarakat di objek wisata yang ada di Lombok Tengah.

“Bersama Polri dan satuan lain yang ada di wilayah, kami menginventarisir faktor kerawanan di tempat-tempat wisata baik wisata alam maupun wisata buatan yang berpotensi diserbu masyarakat, sehingga warga merasa aman saat berwisata,” Ucapnya.

Dandim menambahkan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pengelola objek wisata buatan prihal pembatasan pengunjung dari total kapasitas yang di tentukan agar kondisi keamanan orang tetap terjaga.

“Prediksi lonjakan wisatawan di Kabupaten Lombok Tengah pasca Idul Fitri 1443 Hijriah menjadi salah satu fokus perhatian. Namun meski sudah tak ada larangan untuk berwisata, kami meminta masyarakat tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan baik, guna mencegah terjadinya lonjakan kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Lombok Tengah,” Pungkasnya.

SaSaMbo Inside

Recent Posts

Pemerintah Indonesia Berkolaborasi dengan THE untuk Menyelenggarakan Kongres Keberlanjutan Global di Tengah Sorotan Dunia untuk Asia Tenggara

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) resmi bergabung sebagai co-host untuk Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026. Hal ini…

1 jam ago

FLOQ Perkuat Integrasi Lifestyle Lewat Kemitraan dengan ISMAYA

FLOQ dan ISMAYA berkolaborasi, pengguna FLOQ kini dapat menikmati diskon hingga 10% di berbagai outlet…

3 jam ago

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Kapolres Loteng Gelar Tes Urine Dadakan Seluruh Anggota

Sasamboinside.com - Sebanyak 1.121 anggota Kepolisian Resor Lombok Tengah menjalani tes urine secara mendadak/dadakan sebagai…

5 jam ago

Bank NTB Syariah Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran di Dusun Sawo, Desa Kalimango Sumbawa

Sasamboinside.com – PT Bank NTB Syariah kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan…

6 jam ago

Sejumlah Prodi BINUS Tembus QS World Rankings by Subject 2026

BINUS University kembali menorehkan pencapaian membanggakan di tingkat internasional melalui QS World University Rankings by…

6 jam ago

Panduan Lengkap Cara Memesan Banner Online di Supplier X Banner

Persiapan sebelum memesan: ukuran, bahan, dan tujuan Sebelum memesan banner melalui supplier x banner online pastikan Anda…

8 jam ago