HUKRIM

Polisi Tangkap Pemuda Asal Desa Kabul Karena Curi Genset Mesin Air

Sasamboinside.com – Seorang pemuda berinisial S (30) asal Desa Kabul, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah di tangkap Polisi di jalan bypass Batu Bolong, Desa Ungga, Rabu 4 Januari 2023.

Ia di tangkap Tim Unit Reskrim Polsek Praya Barat Daya karena di duga telah mencuri sebuah mesin genset milik Haji Rifai (55) asal Desa yang sama dengan terduga pelaku.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Praya Barat Daya IPTU Syamsul Bahri melalui pesan tertulisnya, Jumat 6 Januari 2023.

Disampaikannya, kronologis singkat kejadian tersebut yakni pada sekitar bulan Oktober 2022 telah hilang sebuah mesin genset air di rumah kinim milik kelompok tani di Dusun Bentang, Desa Montong Sapah, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah.

Oleh sebab itu, kemudian korban melaporkan hal tersebut ke Polsek Praya Barat Daya, Lombok Tengah.

“Menerima laporan tersebut, Polsek Praya Barat Daya langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi saksi, sekitar pertengahan Desember 2022 diketahui bahwa mesin genset air yang hilang tersebut di duga diambil oleh terduga pelaku S.” ungkap Kapolsek.

Dilanjutkannya, setelah mengantongi identitas terduga pelaku, Tim Unit Reskrim Polsek Praya Barat Daya kemudian melakukan pencarian terhadap terduga pelaku S.

Setelah dilakukan pencarian sambung Kapolsek, pada Rabu 4 Januari 2023 sekitar pukul 10.05 wita, terduga pelaku S berhasil ditemukan.

Tim Unit Reskrim Polsek Praya Barat Daya yang dipimpin langsung oleh dirinya kemudian mengamankan terduga S di depan Alfamart jalan bypass Batu Bolong, Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah.

“Setelah dilakukan interogasi terhadap terduga pelaku S, ia mengakui perbuatannya, kemudian langsung di bawa ke Polsek Praya Barat Daya,” kata Kapolsek.

Saat ini jelas Kapolsek, terduga pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Polsek Praya Barat Daya untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

“Terduga pelaku melakukan pencurian dengan pemberatan dan melanggar pasal 363 ayat (1) ke 3 dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.” tutup Kapolsek.

SaSaMbo Inside

Recent Posts

Miq Iqbal Dorong Perikanan NTB Berbasis Data, Tinggalkan Kebijakan Berbasis Asumsi

Sasamboinside.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat, H. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan perlunya mengubah paradigma pengelolaan…

5 jam ago

Lombok Dilirik Komunitas Muslim Dunia, Pemprov NTB Perkuat Jejaring Internasional

Sasamboinside.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus memperluas jejaring internasional dalam upaya memperkuat posisi…

5 jam ago

ABK KMP Athayana Ditemukan Meninggal di Perairan Gilimas, Polisi Selidiki Penyebabnya

Sasamboinside.com — Seorang anak buah kapal (ABK) KMP Athayana, Selasa (30/6/2026) pagi, ditemukan meninggal dunia…

6 jam ago

Berkedok LPK, Pengelola di Mataram Jadi Tersangka TPPO Modus Kirim Pekerja ke Jepang

Sasamboinside.com - Direktorat PPA dan PPO Polda NTB kembali mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang…

6 jam ago

Polda NTB Sikat Pelaku 3C, 163 Kasus Terungkap dalam Operasi Jaran Rinjani 2026

Sasamboinside.com —Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda NTB, Senin (29/6/2026), membeberkan hasil pengungkapan tindak pidana pencurian…

6 jam ago

Kejaksaan Percepat Pelimpahan Kasus Korupsi Dump Truck DLH Loteng ke Pengadilan

Sasamboinside.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah mempercepat penyelesaian pemberkasan perkara dugaan tindak pidana korupsi…

1 hari ago