Pesan Haru Bupati Pathul Bahri untuk Duta Qur’ani Lombok Tengah di STQH Nasional

Sasamboinside.com — Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., bersama Wakil Bupati Dr. H. M. Nursiah, S.Sos., M.Si., secara resmi melepas kafilah Kabupaten Lombok Tengah yang akan berlaga pada ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025 di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Upacara pelepasan yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati, Kamis (9/10), diwarnai suasana haru dan penuh kebanggaan.
Hadir sejumlah kepala perangkat daerah, pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), para orang tua peserta, dan tamu undangan yang memberikan doa restu bagi para duta Qur’ani Lombok Tengah.
Dalam sambutannya, Bupati Pathul Bahri menegaskan bahwa para peserta yang diberangkatkan merupakan putra-putri terbaik daerah yang telah melalui proses pembinaan dan seleksi panjang.
Ia berharap, semangat dan kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
“Mereka bukan hanya membawa nama Lombok Tengah, tetapi juga membawa semangat keislaman dan kebanggaan masyarakat Tatas Tuhu Trasna. Tunjukkan prestasi, tampil percaya diri, dan jadilah teladan dalam akhlak serta tilawah,” ujar Pathul Bahri.
Kafilah Lombok Tengah yang berangkat terdiri atas lima peserta terbaik, M. Zaki Irsyad Batuta (Tilawah Anak-anak Putra), Ahmad Ahwazi (Tahfiz 1 Juz + Tilawah Putra), Ahmad Jihan Fahmi (Tahfiz 5 Juz + Tilawah Putra), Husna Nadya Nukman (Tahfiz 20 Juz Putri), dan Salwa Salsabila (Tahfiz 30 Juz Putri).
Ketua Harian LPTQ Lombok Tengah, TGH. Sabaruddin Abdurahman, M.Pd., menyebut keberangkatan kafilah ini merupakan hasil pembinaan berkelanjutan yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pondok pesantren hingga lembaga keagamaan lokal.
“Kafilah ini adalah hasil kerja bersama, sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kami yakin, mereka akan tampil maksimal membawa semangat Qur’ani dari Bumi Tatas Tuhu Trasna,” katanya.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama dan pemberian cendera mata sebagai simbol dukungan moril dan spiritual.
Momen itu menjadi pengingat bahwa prestasi bukan sekadar hasil dari latihan, tetapi juga buah dari kebersamaan dan keikhlasan dalam berjuang di jalan dakwah.
Dengan tekad dan semangat religius yang kuat, Lombok Tengah kembali menegaskan dirinya sebagai salah satu daerah yang konsisten melahirkan generasi Qur’ani berprestasi di tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *