Perkuat Ekonomi Lokal, Yek Agil Tinjau Realisasi Aspirasi Penataan Lingkungan di Batukliang

Sasamboinside.com — Wakil Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, H. Yek Agil, terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah.
Melalui kunjungan kerja ke Kecamatan Batukliang, ia meninjau langsung realisasi berbagai program penataan lingkungan dan pembangunan infrastruktur yang diusulkan warga, Kamis (9/10/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Yek Agil menyambangi empat titik lokasi yakni Dusun Sandik Desa Peresak, Dusun Lekong Madi Desa Bujak, serta Dusun Bareng Untung dan Dusun Gunung Petung (Tilawah) di Desa Bujak.
Sejumlah program yang direalisasikan melalui aspirasi beliau meliputi penataan lingkungan dengan batu sikat dan paving blok, hingga pembangunan embung rakyat.
Di Dusun Bareng Untung, Yek Agil meninjau hasil penataan lingkungan berupa batu sikat yang kini memperindah akses jalan warga.
Menurutnya, pembangunan ini bukan sekadar mempercantik lingkungan, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi lokal.
“Jadi masyarakat di dusun ini sudah turun-temurun berusaha mengelola industri rumah tangga, khususnya produksi terang bulan. Namun sebelumnya jalan mereka kurang bagus, sehingga mengganggu aktivitas berjualan. Alhamdulillah, sekarang jalannya sudah baik. Kita berharap ini akan memperkuat ekonomi masyarakat di kampung ini,” ujar Yek Agil
Kehadiran Yek Agil mendapat apresiasi dari warga setempat.
Abdurrahman, tokoh masyarakat Dusun Bareng Untung, menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan.
“Di dusun kami ini ada usaha terang bulan yang sudah turun-temurun. Itu harus terus digenjot untuk mendongkrak ekonomi warga. Kehadiran aspirasi dari Pak Yek Agil ini menjadi jembatan dan dukungan nyata bagi kami dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada penataan lingkungan, Yek Agil juga meninjau pembangunan embung rakyat di Dusun Gunung Petung, Desa Bujak.
Embung tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk kebutuhan air masyarakat, terutama di musim kemarau.
“Kita berharap embung ini bisa digunakan untuk menyimpan air sehingga pada musim kemarau bisa dimanfaatkan untuk pengairan pertanian, dan bahkan untuk budidaya ikan. Dengan begitu, keberadaannya dapat menopang ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Yek Agil.
Warga setempat menyambut baik pembangunan tersebut.
“Kami berterima kasih atas aspirasi embung yang telah dibangun di desa kami. Ini sangat membantu kami sebagai masyarakat,” kata Nirham, warga Dusun Gunung Petung.
Melalui realisasi aspirasi ini, Yek Agil kembali menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang pemberdayaan ekonomi dan penguatan kehidupan sosial di akar rumput.
“Kita ingin pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutupnya. (Her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *