Pariwisata

Okupansi Penginapan di Pariwisata Lombok Tengah Tembus 90 Persen

Sasamboinside.com – Industri pariwisata di wilayah selatan Lombok Tengah menunjukkan geliat positif. Tingkat okupansi penginapan di kawasan pariwisata selatan dilaporkan telah mencapai angka 90 persen.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah, Lalu Sungkul, di Praya pada Minggu (6/7/2025).
Menurut Lalu Sungkul, pada bulan Juli ini, kawasan selatan Lombok yang membentang dari Serangan Selong Belanak hingga Awang memiliki sekitar 3.000 kamar penginapan yang beroperasi secara komersial.
Angka ini belum termasuk vila-vila pribadi yang berfungsi sebagai rumah yang juga disewakan, namun tidak masuk dalam perhitungan resmi.

“Rata-rata okupansinya di angka 90 persen. Kalau ini bisa dihitung yang menginap, yang berkunjung bisa tiga kali lipat karena ada yang menginap di Senggigi lalu berwisata ke selatan, itu tidak bisa kami data,” jelas Lalu Sungkul.
Lalu Sungkul menambahkan bahwa saat ini, perbedaan antara musim ramai (high season) dan musim sepi (low season) tidak lagi terlalu berpengaruh. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor.
“Pertama, media dibagian selatan sudah bagus, aksesibilitas sudah bagus, dan masing-masing tamu di dunia ini punya waktu berlibur berbeda-beda,” ujarnya.
Sebagai contoh, lanjut Sungkul, pada bulan Juli menjadi masa liburan bagi wisatawan Eropa, setelah itu mungkin disusul oleh wisatawan dari Amerika atau Australia, khususnya mereka yang bergerak di sektor bisnis privat seperti pengeboran laut atau minyak yang memilih Lombok sebagai destinasi liburan.
Oleh karena itu, Lalu Sungkul menekankan pentingnya peningkatan aksesibilitas, terutama penambahan penerbangan langsung dari luar negeri ke Lombok.

“Malaysia-Lombok sudah ada, Singapura-Lombok ini harus ada. Kemarin ada wacana dari Darwin-Lombok, cuma ini pindah dari Darwin ke Labuhan Bajo malah,” katanya.
Lebih jauh Sungkul menyatakan, pada Bulan Juli dan Agustus, hingga pergantian tahun baru, disebut sebagai “High Season” di mana tingkat okupansi cenderung tinggi.
Dikatakannya, mayoritas wisatawan saat ini banyak memanfaatkan platform pemesanan online seperti Agoda dan Booking.com untuk mencari akomodasi.
“Kita liat dari Kute sendri itu okupansinya rata-rata sudah 90 persen terisi,” pungkasnya.
SaSaMbo Inside

Recent Posts

Kejaksaan Percepat Pelimpahan Kasus Korupsi Dump Truck DLH Loteng ke Pengadilan

Sasamboinside.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah mempercepat penyelesaian pemberkasan perkara dugaan tindak pidana korupsi…

17 jam ago

KONI Loteng Matangkan Persiapan PORPROV XII NTB 2026, Turunkan 702 Kontingen di 48 Cabor

Sasamboinside.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lombok Tengah menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakor…

18 jam ago

Fakta di Balik Video Viral Penangkapan MY di Lombok Tengah, Ternyata Sudah Tiga Kali Mangkir Panggilan Polisi

Sasamboinside.com – Video penangkapan seorang pemuda berinisial MY yang viral di media sosial dalam beberapa…

21 jam ago

Polda NTB Musnahkan 2,4 Kg Sabu dan Ribuan Miras Ilegal, Tegaskan Perang Melawan Narkoba

Sasamboinside.com - Komitmen Polda NTB dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali ditegaskan melalui pemusnahan barang…

2 hari ago

ITDC Hadirkan Liburan Sekolah Penuh Makna, The Mandalika hingga Nusa Dua Siapkan Promo Menarik

Sasamboinside.com – Menyambut musim liburan sekolah yang identik dengan meningkatnya aktivitas wisata keluarga, InJourney Tourism…

2 hari ago

Bingung Soal Sengketa Tanah hingga Warisan? Kejari Lombok Tengah Hadirkan HALO JPN Gratis untuk Warga

Sasamboinside.com — Pernahkah Anda merasa pusing saat menghadapi sengketa batas tanah, kebingungan mengurus pembagian warisan,…

2 hari ago