Berita

Laskar NTB Laporkan PNS Fiktif & Penyelewengan Alsintan ke Kejaksaan

Sasamboinside.com– Lembaga Advokasi Rakyat (LASKAR) NTB bersama sejumlah kelompok masyarakat dari Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Timur, melaporkan dugaan tindak pidana korupsi ke Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (29/9/2025).
Laporan ini menyoroti dua kasus yang dinilai merugikan keuangan negara sekaligus mencederai kepercayaan publik terhadap birokrasi maupun organisasi kepemudaan.
Ketua Umum LASKAR NTB, H. Muhammad Agus Setiawan, menyebut laporan tersebut berangkat dari aduan masyarakat yang diterima pihaknya.
“Hari ini kami mendatangi Kejaksaan Tinggi NTB dalam rangka mengadvokasi aduan masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi di Lombok Tengah dan Lombok Timur,” ujar Agus.
Kasus PNS Mangkir di Lombok Tengah
Kasus pertama menyangkut LWH, salah satu pentolan LSM ternama di NTB, yang disebut  diduga tidak  pernah menjalankan tugasnya sebagai guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah tugasnya di salah satu SMPN di Praya Timur selama sepuluh tahun terakhir, dan yang bersangkutan diduga tetap menerima gaji.
Menurut LASKAR NTB, praktik tersebut jelas menyalahi prinsip dasar birokrasi dan menimbulkan kerugian negara.
Untuk itu, mereka mendesak Kejati NTB memeriksa Kepala BKPSDM, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Pendidikan, serta Kepala SMPN di Praya Timur terkait dugaan kelalaian hingga praktik pembiaran.
Dugaan Penyalahgunaan Alsintan di Lombok Timur
Kasus kedua melibatkan inisial TH, selaku Ketua salah satu Organisasi Kepemudaan di NTB.
Laporan LASKAR NTB merujuk pada fakta persidangan dalam Putusan Pengadilan Tipikor Nomor 13/Pid.Sus-TPK/2023/PN.Mtr, tanggal 5 September 2023.
Dalam putusan itu terungkap bahwa bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) sebanyak delapan unit yang seharusnya diterima petani, justru disalurkan ke pihak yang tidak berhak, termasuk kepada jaringan politik tertentu.
LASKAR NTB meminta Kejaksaan Tinggi NTB menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru agar kasus tersebut dapat dibuka kembali dan seluruh pihak yang terlibat dimintai pertanggungjawaban hukum.
Agus menegaskan, tujuan laporan ini bukan untuk menyerang individu, melainkan memastikan gerakan aktivis di NTB bersih dari oknum yang menggunakan kedok perjuangan rakyat untuk kepentingan pribadi.
“Petani yang seharusnya berdaulat dan mendapatkan dukungan justru dirugikan karena hak mereka dirampas oleh segelintir orang. Kami akan terus mengawal proses ini hingga tuntas. Tidak boleh ada yang kebal hukum. Keadilan harus ditegakkan,” tegasnya.
LASKAR NTB berharap Kejaksaan Tinggi NTB dapat menindaklanjuti laporan ini secara transparan dan profesional, sehingga hukum benar-benar hadir sebagai pelindung rakyat kecil, khususnya para petani di daerah. (Her)
Heriadi

Recent Posts

Fakta di Balik Video Viral Penangkapan MY di Lombok Tengah, Ternyata Sudah Tiga Kali Mangkir Panggilan Polisi

Sasamboinside.com – Video penangkapan seorang pemuda berinisial MY yang viral di media sosial dalam beberapa…

3 jam ago

Polda NTB Musnahkan 2,4 Kg Sabu dan Ribuan Miras Ilegal, Tegaskan Perang Melawan Narkoba

Sasamboinside.com - Komitmen Polda NTB dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali ditegaskan melalui pemusnahan barang…

1 hari ago

ITDC Hadirkan Liburan Sekolah Penuh Makna, The Mandalika hingga Nusa Dua Siapkan Promo Menarik

Sasamboinside.com – Menyambut musim liburan sekolah yang identik dengan meningkatnya aktivitas wisata keluarga, InJourney Tourism…

1 hari ago

Bingung Soal Sengketa Tanah hingga Warisan? Kejari Lombok Tengah Hadirkan HALO JPN Gratis untuk Warga

Sasamboinside.com — Pernahkah Anda merasa pusing saat menghadapi sengketa batas tanah, kebingungan mengurus pembagian warisan,…

1 hari ago

PWI Lombok Tengah Kirim 8 Atlet ke Porwanas XV Lampung

Sasamboinside.com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lombok Tengah berhasil mengirimkan delapan atlet untuk memperkuat…

1 hari ago

Porwada PWI NTB 2026 Sukses Digelar, Semangat Kebersamaan Menguatkan Langkah ke Porwanas XV Lampung

Sasamboinside.com - Kemeriahan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) PWI NTB 2026 ditutup dengan penuh kehangatan…

1 hari ago