SOSBUD

Komsos Babinsa Kabul Warga Dihimbau Waspada Bencana Hidrometeorologi Saat Musim Penghujan

MENYIKAPI fenomena alam yang terjadi pada musim penghujan di akhir tahun ini, Babinsa Desa Kabul Serda Muliadi, menghimbau warga desa untuk mewaspadai terjadinya bencana Hidrometeorologi (Angin Kencang/Puting Beliung, Banjir/Banjir Bandang, Tanah Longsor, dsb).

“Seiring tingginya intensitas curah hujan akhir-akhir ini kami menghimbau agar seluruh masyarakat di desa ini untuk tetap waspada dan update informasi peringatan dini cuaca dari BMKG,” Kata Babinsa dalam kegiatan Komsosnya di Dusun Kangas Lauk Desa Kabul Kecamatan Praya Barat Daya, Minggu (20/11)2022).

Menurutnya, berdasarkan perkembangan cuaca BMKG diprediksikan Desember, Januari hingga Maret masih akan terjadi hujan dengan intensitas yang cukup tinggi.

Dandim 1620/Lombok Tengah, Letkol Kav. I. F. Andi Yusuf K, menjelaskan pihaknya menghimbau agar masyarakat selalu waspada serta tidak panik ketika ada tanda-tanda yang menghawatirkan, dan meminta masyarakat untuk mengutamakan keselamatan disamping barang berharga.

“Melihat letak geografis Kabupaten Lombok Tengah yang terdiri dari sektor lautan, dataran, lereng dan pegunungan, tentu saja menjadi sangat dominan terjadi bencana. Hal itu harus kita sikapi sebagai upaya preventif kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan yang dapat terjadi,” Ujarnya.

Dandim menuturkan melalui para Babinsa di lapangan dirinya juga meminta masyarakat senantiasa berdoa serta berupaya untuk melakukan tindakan preventif kesiapsiagaan darurat bencana dengan menghubungi TNI, Polri, BPBD, ataupun pihak-pihak terkait lainnya, melalui Babinsa, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa dan kecamatan, sehingga upaya-upaya penanganan dapat segera dilakukan.

Tak hanya itu, menghadapi musim penghujan ini, Komandan Kodim mengajak masyarakat untuk dapat membersihkan lingkungan dari sampah-sampah yang berserakan, atau menggalakkan gerakan kebersihan di lingkungan sekitar.

“Pada umumnya dan Lombok Tengah khususnya mengalami adanya curah hujan yang berpotensi disertai petir dan angin kencang, umumnya terjadi pada siang-sore hari. Untuk itu masyarakat agar menghindari berteduh di bawah pohon besar yang tak lain untuk menghidari risiko pohon tumbang saat terjadi hujan besar disertai angin kencang,” Tandasnya.

sasambo

Recent Posts

NTB Pertahankan Peringkat Ketiga Indonesia Muslim Travel Index 2026

Sasamboinside.com - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menegaskan daya saingnya sebagai destinasi pariwisata ramah…

1 hari ago

ITDC dan MGPA Masuk 100 Besar BUMN Terbaik dalam Penilaian Customer Experience 2026

Sasamboinside.com - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) meraih peringkat ke-33,…

2 hari ago

PWI Loteng Protes Pencatutan Nama Media Sebagai Peserta Aksi di Kejari

Sasamboinside.com - Rencana aksi demonstrasi dan diskusi publik di Kejaksaan Negeri Lombok Tengah pada Selasa,…

2 hari ago

UKDPA Angkatan V Digelar, ADVOKAI NTB Dorong Lahirnya Advokat Berintegritas

Sasamboinside.com – Kongres Advokat Indonesia (ADVOKAI) NTB kembali menggelar Ujian Kompetensi Dasar Profesi Advokat (UKDPA)…

2 hari ago

HUT ke-81 Lombok Tengah, Miq Iqbal Tekankan Pemerataan Pembangunan

Sasamboinside.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa kemajuan Kabupaten Lombok…

3 hari ago

MotoGP Mandalika Catat 157.875 Penonton, Rata-rata Belanja Tembus Rp 8,56 Juta Per Orang

Sasamboinside.com – Dampak ekonomi sebesar Rp5,2 triliun dan rekor 157.875 pengunjung menandai keberhasilan Pertamina Grand…

3 hari ago