Berita

KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA

Bandung (Jawa Barat), 10 April 2026 — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memberikan tanggapan resmi terkait viralnya aktivitas di Jembatan Cirahong yang beredar di media sosial dalam beberapa waktu terakhir. KAI Daop 2 Bandung memastikan bahwa aspek keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama dalam pengelolaan infrastruktur tersebut.

Manager Humasda Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah setempat atas perhatian dan upaya yang telah dilakukan untuk menjaga fungsi serta kebermanfaatan Jembatan Cirahong bagi mobilitas masyarakat.

“Kami berterima kasih atas apa yang telah dilakukan oleh pemerintah setempat untuk memastikan kelancaran dan kegunaan Jembatan Cirahong bagi mobilitas masyarakat,” ujar Kuswardojo.

Lebih lanjut, Kuswardojo menjelaskan bahwa terkait keberadaan penjaga jembatan yang menjadi perhatian publik, hal tersebut lebih tepat dikoordinasikan dengan pemerintah daerah setempat. Menurutnya, fokus utama KAI adalah memastikan tidak adanya dampak terhadap keselamatan perjalanan kereta api yang melintas di atas jembatan tersebut.

“Terkait penjaga yang viral, tentunya itu lebih pas jika dikoordinasikan dengan pemerintah daerah setempat, karena yang menjadi konsen kami lebih kepada ada tidaknya dampak penggunaan Jembatan Cirahong bagi keselamatan perjalanan kereta api,” tambahnya.

Jembatan Cirahong sendiri merupakan salah satu infrastruktur bersejarah yang dibangun sejak tahun 1893. Dengan usia yang telah melampaui satu abad, keberadaan jembatan ini memerlukan perhatian dan penjagaan bersama, mengingat konstruksinya juga terhubung langsung dengan jalur rel kereta api aktif di bagian atasnya.

Sebagai langkah antisipasi, KAI Daop 2 Bandung telah memberlakukan pembatasan penggunaan jembatan sejak 1 September 2021. Kendaraan roda tiga atau lebih tidak diperbolehkan melintas, dan akses hanya diberikan kepada pejalan kaki serta kendaraan roda dua.

“Kalau berbicara keamanan, tentunya kami menilai masih aman untuk pejalan kaki dan pengguna kendaraan roda dua,” jelas Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis atas upaya perbaikan yang telah dilakukan, termasuk penggantian material kayu pada jembatan, guna menjaga kelayakan dan keselamatan pengguna.

Namun demikian, KAI mengingatkan bahwa beban berlebih yang melintas di jembatan berpotensi mempengaruhi kondisi struktur jalur kereta api di atasnya. Hal ini dapat berdampak langsung terhadap keselamatan perjalanan kereta api apabila tidak dikendalikan dengan baik.

“Jika beban berlebihan melintas di jembatan tersebut, kami khawatir akan mempengaruhi kondisi jalur KA di atasnya dan membahayakan perjalanan kereta api,” tegasnya.

Terkait pengawasan di lokasi, KAI Daop 2 Bandung menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada rencana untuk menempatkan petugas khusus di Jembatan Cirahong. Hal ini dikarenakan fokus utama perusahaan tetap pada aspek keselamatan operasional perjalanan kereta api.

“Sejauh ini kami belum memikirkan untuk menyiapkan petugas di lokasi, karena tentunya konsen utama kami pada keselamatan operasional perjalanan kereta api,” ungkap Kuswardojo.

Sementara itu, terkait rencana pemasangan rambu lalu lintas (APILL) oleh Dinas Perhubungan, KAI menyebut hal tersebut merupakan kewenangan instansi terkait. KAI mendukung setiap kebijakan yang bertujuan meningkatkan keselamatan masyarakat selama tidak membahayakan operasional kereta api.

KAI Daop 2 Bandung mengajak seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan fungsi Jembatan Cirahong sebagai infrastruktur penting, sekaligus memastikan keselamatan perjalanan kereta api tetap terjaga dengan optimal.

Tentang Daop 2 Bandung

PT Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan penyedia jasa layanan transportasi berbasis rel di Indonesia. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung merupakan salah satu daerah operasi KAI yang melayani perjalanan kereta api di wilayah Jawa Barat bagian tengah hingga timur.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.
Julian 1

Recent Posts

PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa

PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…

40 menit ago

Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin

Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…

41 menit ago

Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi

PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…

41 menit ago

Bianka: Angklung Otomatis yang Bawa Budaya Indonesia ke Level Teknologi

Bianka (BINUS Automated Angklung) adalah inovasi angklung otomatis yang dapat memainkan musik tanpa pemain manusia.…

2 jam ago

Mengenal Puguh Dwi Kuncoro, Konsultan Manajemen Bisnis di Balik KLTC® Group yang Mendorong Lahirnya Trainer Berkualitas di Indonesia

Di tengah maraknya pelatihan yang minim dampak dan kualitas trainer yang belum merata, Puguh Dwi…

3 jam ago

Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan

Keberhasilan dalam trading tidak hanya ditentukan oleh seberapa canggih algoritma yang Anda gunakan atau seberapa…

3 jam ago