Sasamboinside.com – Mandalika bukan hanya panggung balapan kelas dunia, tapi juga ruang pengembangan sumber daya manusia lokal.
Komitmen itu kembali ditegaskan lewat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA), BPJS Ketenagakerjaan NTB, dan Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi NTB mengenai kepesertaan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi volunteer event internasional di Sirkuit Mandalika tahun 2025.
Kesepakatan yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Selasa, 30 September 2025, memastikan 2.073 volunteer yang bertugas di berbagai lini, mulai dari cleaning service, waste management, crowd control, marshall, hingga hospitality resmi memperoleh perlindungan sosial ketenagakerjaan.
Dengan iuran Rp14 ribu per orang per bulan, setiap volunteer terdaftar dalam program JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan.
Perlindungan itu mencakup biaya perawatan medis akibat kecelakaan kerja, serta santunan bagi ahli waris jika peserta meninggal dunia.
“Volunteer adalah bagian tak terpisahkan dari setiap event internasional di Mandalika. Perlindungan ini membuat mereka bisa bertugas dengan tenang dan aman,” ujar Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria.
Hal senada disampaikan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang NTB, Nasrullah Umar.
“Jaminan sosial adalah hak semua tenaga kerja, termasuk volunteer. Negara hadir untuk memastikan mereka terlindungi,” katanya.
Kepala Disnakertrans NTB, Muslim, menegaskan pihaknya akan mengawal pelaksanaan perjanjian kerja sama (PKS) ini.
“Kami ingin memastikan volunteer benar-benar memperoleh hak perlindungan sesuai regulasi,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menekankan bahwa perlindungan ini bagian dari strategi jangka panjang membangun kualitas SDM NTB.
“Kesuksesan Mandalika bukan hanya sorotan dunia, tetapi juga bagaimana anak-anak muda NTB bisa tumbuh menjadi tenaga profesional berstandar global. Inilah warisan terbesar Mandalika,” katanya.
Perjanjian ini berlaku satu tahun, mulai 10 September 2025 hingga 9 September 2026, dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan.
Selain menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, kesepakatan ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam pemberdayaan masyarakat NTB.
Dengan perlindungan bagi ribuan volunteer, The Mandalika kian kokoh sebagai destinasi sport tourism unggulan Indonesia, bukan hanya untuk balapan, tapi juga sebagai ruang belajar dan pencetak tenaga profesional lokal yang siap bersaing di panggung dunia.