Pariwisata

HCF Group Bangun “Green Paradise” di Lombok, Angkat Pariwisata Ramah Lingkungan

Sasamboinside.com – Desa Mertak, Lombok Tengah, bakal jadi sorotan dunia. Kali ini, kawasan yang berada di jalur strategis menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika itu dipilih sebagai lokasi pengembangan proyek pariwisata berkelanjutan oleh HCF Group.
CEO HCF Group, Richard Demichelle, menegaskan bahwa proyek yang diberi nama “Green Paradise” ini tidak hanya sebatas pembangunan fisik, melainkan sebuah konsep besar untuk mewujudkan pariwisata ramah lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat lokal.
“Dengan mengimplementasikan prinsip-prinsip green tourism dan memberdayakan SDM lokal, HCF Group akan menjadikan Lombok sebagai contoh pariwisata berkelanjutan di Indonesia, sekaligus melestarikan budaya dan alam yang ada di sana,” ujar Richard, Kamis (2/10).
Richard mengungkapkan terdapat enam fokus utama dalam pengembangan proyek ini, antara lain:
Pariwisata Berkelanjutan
Menciptakan destinasi wisata dengan prinsip green tourism agar Lombok menjadi role model pariwisata hijau di Indonesia.
Pemberdayaan SDM Lokal
Menggandeng pemerintah dan masyarakat setempat melalui pelatihan, pendidikan, serta pemberdayaan tenaga kerja lokal agar bisa berdaya saing di industri pariwisata.
Pengembangan Infrastruktur Edukasi
Rencana mendirikan sekolah atau pusat pelatihan pariwisata, termasuk pelatihan untuk chef dan staf resor, guna meningkatkan kualitas layanan.
Wisata Berbasis Budaya dan Alam
Mengintegrasikan kekayaan budaya Sasak dan potensi alam Lombok sebagai daya tarik utama wisata yang beridentitas kuat.
Sinergi dengan Pemerintah dan Masyarakat
Membangun kerja sama erat agar pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat Lombok.
Penguatan Ekonomi Lokal
Melalui pariwisata berbasis potensi lokal, proyek ini diharapkan memberi dampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Richard menyebut konsep Green Paradise yang diusung HCF Group bukan sekadar slogan, melainkan strategi jangka panjang untuk memastikan Lombok berkembang tanpa mengorbankan lingkungan.
“Dengan mengangkat konsep Green Paradise yang memberdayakan masyarakat lokal dan menjaga kelestarian alam, budaya, dan lingkungan sekitar, destinasi ini akan berdampak positif bagi Lombok,” katanya.
Ia pun berharap proyek tersebut tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat Lombok, tetapi juga menjadi inspirasi nasional dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan.
“Ini akan menjadi contoh baik bagi pengembangan pariwisata di Indonesia. Dengan demikian, kita dapat bersama-sama melestarikan keindahan alam dan budaya Indonesia,” tutup Richard.
SaSaMbo Inside

Recent Posts

Kapolres Eko Yusmiarto Imbau Wisatawan Waspada di Pantai Aan Saat Libur Lebaran Ketupat

Sasamboinside.com - Kepolisian Resor Lombok Tengah memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat libur Lebaran Ketupat…

7 jam ago

Jaga Pesona Tanjung Aan, Kapolda NTB Edy Murbowo Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Sasamboinside.com – Kapolda NTB Edy Murbowo bersama jajaran pejabat utama Polda NTB menggelar aksi gotong…

7 jam ago

Balap GT3 Dunia Hadir di Mandalika 1–3 Mei 2026, Penonton Bisa Ikut Pit Walk hingga Grid Walk

Sasamboinside.com – GT World Challenge Asia 2026 kembali digelar di Pertamina Mandalika International Circuit pada…

14 jam ago

Wabup Nursiah Turun Langsung Bantu Anak Penderita Hidrosefalus di Desa Kawo

Sasamboinside.com — Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat rentan.…

14 jam ago

94 Desa di Kabupaten Lombok Tengah Sudah Terima Dana Desa, 48 Belum Cair

Sasamboinside.com – Penyaluran Dana Desa (DD) di Kabupaten Lombok Tengah hingga triwulan I (Januari–Maret) 2026…

14 jam ago

NTB Tuan Rumah Penyelenggaraan REVIEWS, Forum Ilmiah Nasional Para Dokter Spesialis Mata 2026

Sasamboinside.com - Provinsi NTB akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Regional V Integrated Eye Workshop…

20 jam ago