Geisha Batal Manggung di Puncak Pesona Bau Nyale 2026 di Kuta Mandalika

Sasamboinside.com – Band papan atas Tanah Air, Geisha, batal manggung pada malam puncak Pesona Bau Nyale 2026 yang digelar di Pantai Seger, Kuta Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu malam (7/2/2026).
Kepastian itu disampaikan langsung oleh pihak Geisha setelah mempertimbangkan kondisi cuaca di lokasi acara yang dinilai tidak memungkinkan untuk berlangsungnya pertunjukan musik secara aman.
Diketahui, ribuan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) telah memadati kawasan Pantai Seger sejak sore hari untuk menyaksikan penampilan band pelantun lagu “Lumpuhkan Ingatanku” tersebut.
Namun, hujan dan angin kencang yang melanda kawasan Mandalika membuat jadwal penampilan terpaksa dibatalkan.
Dalam pernyataannya, pihak Geisha menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat NTB, khususnya para penggemar yang telah hadir di lokasi acara.
“Kami dari Geisha mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya karena malam ini tidak jadi tampil di Pesona Bau Nyale 2026. Sebenarnya kami sudah tiba tadi di venue, sudah menunggu satu jam lebih, tapi karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, jadi kami tidak bisa tampil, tidak bisa perform pada malam hari ini,” ujar mereka.
Mereka menegaskan keputusan tersebut diambil demi keselamatan bersama, baik penonton maupun kru yang bertugas di area panggung terbuka di tepi pantai.
“Jadi kami mengucapkan sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk My Geisha Lombok maupun teman-teman semua yang ada di luar kota Lombok. Semoga kita bisa bertemu di panggung-panggung Geisha selanjutnya,” sambungnya.
Sebagai informasi, Pesona Bau Nyale merupakan agenda tahunan yang digelar di kawasan Mandalika untuk menyambut tradisi menangkap nyale atau cacing laut yang menjadi bagian dari budaya masyarakat Sasak.
Malam puncak biasanya diisi dengan hiburan musik dan rangkaian acara budaya yang menyedot perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *