Gaet Wisatawan Mancanegara, Pemdes Lendang Ara Sulap Kios Jadi Homestay

Sasamboinside.com – Pemerintah Desa Lendang Ara, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, terus berupaya memperluas potensi wisata desa dengan menggandeng pengelola desa wisata Tetebatu, Lombok Timur.
Kolaborasi ini dilakukan untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke wisata bendungan Tandung Andung.
Kepala desa bersama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat mulai menghadirkan fasilitas penginapan berupa homestay yang baru dibuka beberapa hari lalu.
Empat unit homestay disiapkan dengan memanfaatkan kios kosong yang kemudian dimodifikasi menjadi tempat menginap bagi wisatawan.
“Kios yang kosong kami modifikasi jadi homestay. Kami buatkan toilet, kamar, dan tampilan depan disesuaikan dengan konsep homestay agar nyaman bagi wisatawan,” ujar kepala desa lendang ara, Ayunan.
Menurut Ayunan, langkah ini merupakan bagian dari kemitraan intens dengan pengelola wisata Tetebatu yang selama ini dikenal sebagai salah satu desa wisata unggulan di Lombok Timur.
Para pemandu wisata dari Tetebatu, kata Ayunan, kini mulai membawa tamu mancanegara berkunjung ke Tandung Andung melalui paket perjalanan khusus.
Salah satu paket yang ditawarkan adalah soft tracking, yakni aktivitas jelajah alam ringan yang memanfaatkan panorama alami kawasan tandung-andung.
Diungkapkan Ayunan, ide pembangunan homestay muncul dari masukan para guide yang melihat potensi besar Tandung Andung.
“Awalnya kami bermitra untuk mencari cara agar bisa mendapat kunjungan wisman lebih tinggi. Teman-teman guide melihat lokasi Tandung Andung sangat indah, akhirnya mereka menyarankan membuat homestay,” katanya.
Selain panorama alam yang masih alami, kawasan ini dinilai strategis karena lokasinya relatif dekat dengan Bandara Internasional Lombok.
Kolaborasi lintas desa wisata juga terus diperkuat. Pengelola dari Desa Jeruk Manis, Tetebatu, hingga Kembang Kuning disebut tetap membawa tamu ke Tandung Andung sebagai bentuk keseriusan membantu pengembangan pariwisata Desa Lendang Are.
Menariknya, homestay yang baru diresmikan tersebut kini sudah dapat dipesan secara daring melalui platform booking.com.
Ayunan berharap langkah ini mampu meningkatkan lama tinggal wisatawan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
“Kalau ini berkembang dengan baik, kami ingin mendukung program NTB Makmur Mendunia. Harapannya Lendang Are juga bisa mendunia, indikatornya tentu semakin banyak wisatawan yang menginap di sini,” jelasnya.
Pemdes bersama Pokdarwis dan BUMDes juga membuka peluang penambahan kamar homestay apabila program ini berjalan sukses.
Disisi lain, Ayunan menyampaikan apresiasi tinggi kepada penggiat wisata kawasan Tetebatu yang telah membantu membuka akses promosi dan kunjungan wisatawan.
“Atas nama pemerintah desa, Pokdarwis, dan BUMDes, kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman pengelola wisata Tetebatu. Berkat bantuan mereka, kami berani melangkah mengembangkan potensi wisata di Lendang Are,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *