Sasamboinside.com – Grand final kegiatan Fun Run Ramadan yang diselenggarakan oleh Polres Lombok Tengah berlangsung meriah dengan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Barat hingga wisatawan mancanegara.
Kapolres Lombok Tengah, Eko Yusmiarto, mengatakan peserta yang mengikuti kegiatan tersebut tidak hanya berasal dari Lombok Tengah, tetapi juga dari sejumlah kabupaten lain seperti Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Barat, Dompu, hingga Sumbawa.
“Selain dari Lombok Tengah, ada juga peserta dari Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Barat, Dompu, dan Sumbawa. Bahkan ada juga beberapa peserta mancanegara dari Spanyol dan Prancis yang ikut ambil bagian,” kata Eko.
Menurut dia, keikutsertaan peserta dari luar daerah hingga wisatawan asing menunjukkan bahwa kegiatan Fun Run Ramadan yang digelar Polres Lombok Tengah mulai dikenal luas.
“Ini menjadi bukti bahwa gaung kegiatan ini didengar oleh wisatawan mancanegara yang sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut,” ujarnya.
Eko berharap kegiatan Fun Run Ramadan dapat menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun selama bulan Ramadan.
Ia menambahkan, para pemenang dari masing-masing kategori akan mendapatkan kesempatan mengikuti ajang lari tingkat nasional, yakni Kemala Run Bhayangkara yang akan digelar di Bali pada 18–19 April 2026.
“Para juara akan kita berangkatkan ke Bali untuk mengikuti Kemala Run Bhayangkara sebagai bentuk apresiasi sekaligus pembinaan atlet,” kata dia.
Ia juga menyebut para juara tersebut nantinya akan menjadi atlet binaan kepolisian dan mewakili Polda NTB dalam ajang tersebut.
Sementara itu, terkait berbagai masukan dari masyarakat terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut, Eko menyampaikan bahwa hal tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pihaknya.
“Dalam setiap kegiatan tentu ada yang suka dan tidak suka. Namun masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi agar kegiatan ke depan bisa lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila pelaksanaan kegiatan tersebut sempat mengganggu aktivitas masyarakat.
“Kami atas nama kepolisian memohon maaf apabila ada masyarakat yang terganggu akibat kegiatan ini. Namun niatan kami tulus untuk masyarakat,” kata Eko.