Pemerintahan

Dinas Pariwisata Lombok Tengah Rilis Calendar Event 2026

Sasamboinside.com – Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah resmi meluncurkan Calendar Event Lombok Tengah 2026 sebagai strategi penguatan promosi pariwisata berkelanjutan.
Kalender ini merangkum agenda nasional, internasional, hingga festival budaya lokal yang akan berlangsung sepanjang tahun di berbagai destinasi unggulan.
Peluncuran kalender ini sekaligus menjadi arah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kunjungan wisatawan, khususnya melalui penguatan sport tourism, event budaya desa, dan geliat ekonomi kreatif masyarakat lokal.
Kawasan The Mandalika tetap diproyeksikan menjadi magnet utama, terutama lewat deretan kejuaraan balap internasional, sementara desa wisata menghadirkan warna berbeda lewat festival tradisi yang autentik.
Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah, Lalu Sungkul, S.Pd., melalui Adyatama Kepariwisataan dan Ekraf Ahli Muda, Lale Annisa Laksmi, S.STP., menyampaikan bahwa saat ini pihaknya masih menyempurnakan jadwal pelaksanaan setiap agenda.
“Untuk tanggal agendanya masih tentatif,” ungkap Annisa.
Sepanjang tahun 2026, sejumlah event telah diproyeksikan mengisi kalender pariwisata Lombok Tengah.
Di antaranya:
• Februari: Festival Pesona Bau Nyale
• Agustus: Bonjeruk Van Jonggat Culture Festival, Car Free Night, Festival Perang Timbung (Serewe), Roah Festival Batujai, Mandalika Festival of Speed, Mandalika Racing Speed
• September: Car Free Night
• Oktober: MotoGP Indonesia dan Begawe Beleg HUT Kabupaten Lombok Tengah
• November: Car Free Night, Malean Sapi Bilebante, Mandalika Racing Series
• Desember: Festival Bekerase, Korpri Fun Night Run, Mandalika Last Sunday Run
Annisa menambahkan, salah satu agenda terdekat yang tengah dipersiapkan adalah Festival Pesona Bau Nyale.
Event ikonik ini akan digelar pada minggu pertama Februari 2026 dan menjadi pembuka rangkaian kalender pariwisata daerah.
“Untuk rangkaian Festival Bau Nyale, insyaAllah di minggu pertama Februari,” katanya.
Dengan hadirnya kalender event ini, pemerintah daerah berharap sinergi antara pelaku pariwisata, komunitas, dan masyarakat semakin kuat.
Tidak hanya mendongkrak jumlah kunjungan, tetapi juga memastikan pariwisata Lombok Tengah berkembang secara inklusif dan berkelanjutan.
SaSaMbo Inside

Recent Posts

KAI Bandara Layani 78.226 Penumpang Selama Libur May Day 2025, Ajak Masyarakat Tertib Saat Melintas Perlintasan

PT Railink mencatat total sebanyak 78.226 penumpang menggunakan layanan KAI Bandara selama periode libur May…

6 jam ago

Lintasarta Rayakan 38 Tahun Perjalanan, Hadirkan Komitmen Empowering Beyond untuk Indonesia

Memperingati 38 tahun perjalanan transformasinya, Lintasarta, menegaskan peran sebagai Beyond AI Factory di bawah naungan…

7 jam ago

SUCOFINDO Sertifikasi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Dorong Standar Tata Kelola dan Infrastuktur Berkelanjutan

Upaya penguatan tata kelola dan standar keberlanjutan di sektor konstruksi nasional terus didorong di tengah…

9 jam ago

Perjalanan Mahasiswa BINUS University dalam Meraih Juara 3 Pilmapres LLDIKTI Wilayah III

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa BINUS University. Stanley Nathanael Wijaya, mahasiswa Computer Science dari…

9 jam ago

Emas Berpotensi Melonjak ke 4.740, Ini Pemicunya

Harga emas dunia pada perdagangan hari Rabu (6/5) diperkirakan memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan,…

9 jam ago

Ekspansi ke Filipina, Voresi Jadikan Pendidikan Nonformal Kunci Pertumbuhan Ekonomi ASEAN

Voresi, startup EdTech asal Indonesia, resmi berekspansi ke Filipina pada awal kuartal kedua tahun 2026…

12 jam ago