Peristiwa

Detik-detik Pemuda di Lombok Tengah Tewas Diduga Diracuni Teman karena Dituduh Curi Ponsel

Sasamboinside.com – Seorang pemuda asal Dusun Bantun Dace, Desa Montong Ajan, Praya Barat, Lombok Tengah, bernama ME (20) diduga tewas setelah diracuni oleh temannya sendiri, R alias Belo (21). Peristiwa tragis ini diduga bermotif tuduhan pencurian ponsel.

Berdasarkan informasi yang beredar, insiden ini bermula saat Belo kehilangan ponselnya dan menuduh ME sebagai pelakunya.

Untuk membuktikan tuduhannya, Belo sempat melakukan ritual dengan menggunakan air yang sudah didoakan oleh seorang tokoh agama setempat atau tuan guru.
Air tersebut kemudian dipercikkan di sekitar lokasi hilangnya ponsel. Namun, setelah dua hari ritual tersebut tidak membuahkan hasil, Belo mengambil jalan pintas.
Ia pergi membeli racun, mencampurkannya ke dalam air, lalu kembali menemui ME. Belo meminta ME untuk meminum air tersebut, mengklaimnya sebagai “air sumpah” dari tuan guru.

Merasa tidak bersalah, ME menuruti permintaan Belo dan meminum air yang sudah tercampur racun itu. Seketika, korban mengalami kejang-kejang dan mulutnya mengeluarkan busa.

Warga yang melihat kejadian tersebut segera melarikan ME ke puskesmas terdekat, namun nyawanya tidak dapat tertolong.

Kepala Dusun (Kadus) Bantun Dace, H. Multazam, membenarkan kejadian ini. Ia mengatakan bahwa pelaku, Belo, sudah diamankan oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Iya, benar mas, ada kejadian tersebut. Ini kami mau berangkat membawa saksi ke Polsek untuk dimintai keterangan,” ungkap H. Multazam kepada wartawan sasamboinside.com saat dikonfirmasi.
Namun, H Multazam belum bisa memberikan bagaimana kronologi sebenarnya.
“Maaf ya mas, kami belum bisa memberikan keterangan kronologis karena kami mau berangkat membawa saksi ke polsek karena sudah ditunggu. Namun kejadian tersebut benar terjadi,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Praya Barat Daya, Dahmanto, saat ditanya terkait hal tersebut menyarankan agar media ini untuk mengonfirmasi langsung ke pihak Reskrim Polres Lombok Tengah.

“Biar lebih pas dan jelas, bisa konfirmasi ke Reskrim Polres, Pak. Karena yang menangani polres pak,” ungkapnya.

Sedangkan Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, Lukluk Il Maqnun, belum memberikan tanggapan terkait kasus ini hingga berita ini diturunkan. (Her/Jul)

SaSaMbo Inside

Recent Posts

Pemerintah Indonesia Berkolaborasi dengan THE untuk Menyelenggarakan Kongres Keberlanjutan Global di Tengah Sorotan Dunia untuk Asia Tenggara

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) resmi bergabung sebagai co-host untuk Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026. Hal ini…

8 jam ago

FLOQ Perkuat Integrasi Lifestyle Lewat Kemitraan dengan ISMAYA

FLOQ dan ISMAYA berkolaborasi, pengguna FLOQ kini dapat menikmati diskon hingga 10% di berbagai outlet…

10 jam ago

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Kapolres Loteng Gelar Tes Urine Dadakan Seluruh Anggota

Sasamboinside.com - Sebanyak 1.121 anggota Kepolisian Resor Lombok Tengah menjalani tes urine secara mendadak/dadakan sebagai…

12 jam ago

Bank NTB Syariah Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran di Dusun Sawo, Desa Kalimango Sumbawa

Sasamboinside.com – PT Bank NTB Syariah kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan…

13 jam ago

Sejumlah Prodi BINUS Tembus QS World Rankings by Subject 2026

BINUS University kembali menorehkan pencapaian membanggakan di tingkat internasional melalui QS World University Rankings by…

13 jam ago

Panduan Lengkap Cara Memesan Banner Online di Supplier X Banner

Persiapan sebelum memesan: ukuran, bahan, dan tujuan Sebelum memesan banner melalui supplier x banner online pastikan Anda…

15 jam ago