Bupati Lotim Bak Preman Kampung, Usir Guide dan Wisatawan Saat Surfing

Sasamboinside.com – Tindakan kontroversial Bupati Lombok Timur (Lotim), Haerul Warisin alias Haji Iron menyita perhatian publik setelah aksinya yang terekam kamera tersebar luas di berbagai grup WhatsApp dan media sosial.
Dalam video yang viral tersebut, Haji Iron tampak mengusir paksa seorang pemandu wisata (guide) bersama wisatawan yang sedang melakukan aktivitas surfing di kawasan Pantai Ekas, Lombok Timur.
Aksi Haji Iron tersebut dinilai berlagak bak preman kampung, lantaran memperlihatkan sikap arogan dan otoriter saat berhadapan langsung dengan guide asal Lombok Tengah.
Dalam video berdurasi sekitar kurang satu menit itu, terlihat Haji Iron yang menaiki sebuah perahu motor bersama timnya menghampiri guide yang tengah bersandar di perahunya di tengah laut.
“Kamu dari Lombok Tengah ya, kenapa kamu parkir di sini? Mana tamumu? Bawa tamumu pulang sana. Bawa pulang, ndak boleh ke sini. Berangkat sana, jalan,” ujar Haji Iron dengan nada tinggi.
Tak hanya itu, Haerul Warisin juga menegaskan bahwa dirinya bukan kepala desa, tetapi Bupati, sehingga memiliki kewenangan langsung untuk melarang aktivitas wisata oleh pihak luar daerah di lokasi tersebut.
“Bilang sama teman-teman kamu sekarang ndak boleh ke sini. Ini kamu berhadapan dengan pemerintah (bupati), bukan kepala desa. Saya yang langsung turun ini,” lanjutnya.
Insiden ini terjadi sesaat setelah Bupati Haerul Warisin menghadiri Rapat Koordinasi Pelaku Wisata Blue Zone Tourism yang digelar untuk membahas berbagai permasalahan yang dihadapi oleh pegiat wisata lokal di kawasan Teluk Ekas.
Dalam rapat tersebut, Haji Iron mendengarkan keluhan sejumlah pengelola wisata lokal terkait rendahnya tingkat hunian penginapan dan lemahnya perputaran ekonomi, meski kawasan Teluk Ekas memiliki spot surfing kelas dunia yang diminati banyak wisatawan mancanegara.
Diduga sebagai tindak lanjut dari hasil rakor, Haji Iron langsung melakukan inspeksi ke titik-titik yang dianggap bermasalah, termasuk spot surfing yang kerap digunakan oleh guide dari luar Lotim.
Video viral tersebut juga diunggah di akun TikTok @HWLOTIM1 pada Selasa, 17 Juni 2025 dengan narasi Spot surfing yang ada di teluk Ekas sangat cantik dan menarik minat banyak tamu mancanegara. Tapi sayangnya tingkat hunian penginapan dan hotel di Ekas dan sekitarnya masih rendah.
Unggahan itu juga menyebut bahwa kondisi ini berdampak terhadap roda ekonomi masyarakat lokal, sehingga Pemkab merasa perlu mengambil tindakan tegas.
“Kondisi ini juga menjadi keluhan para pengelola wisata lokal kita di Ekas dan sekitarnya dan berpengaruh terhadap perputaran ekonomi masyarakat kita. Pemda berkewajiban mengamankan spot tersebut untuk mendukung geliat pariwisata lokal kita. Kami mengundang para tamu mancanegara untuk menginap di Ekas dan Lombok Timur. Mari kita jaga bersama untuk kesejahteraan masyarakat kita,” tulis akun tersebut.
Tindakan Bupati Lotim, Haerul Warisin tersebut mendapat kecaman dari masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *