Heboh, Penemuan Peluru Meriam Seberat 20 Kg di Aik Bukak Lombok Tengah

Sasamboinside.com – Sebuah penemuan mengejutkan menggemparkan warga Desa Aik Bukak, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu 2/4.

Seorang warga yang hendak mandi di sungai secara tak sengaja menemukan benda mencurigakan yang diduga merupakan peluru meriam atau shrapnel. 

Benda misterius itu kini telah dievakuasi oleh Kepolisian Resor (Polres) Lombok Tengah bersama Tim Gegana Satbrimob Polda Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Kasi Humas Polres Lombok Tengah, IPTU L. Brata Kusnadi, menuturkan bahwa kejadian bermula saat seorang warga menemukan benda tersebut di aliran sungai.

‎”Saksi kemudian memberitahukan salah satu temannya dan mengecek benda tersebut menggunakan alat detector miliknya dan meyakini benda tersebut berbahan besi,” kata L. Brata.

Khawatir akan bahayanya, kedua warga tersebut memutuskan membawa benda seberat sekitar 20 kilogram itu ke rumah salah satu dari mereka.

“Setelah sampai di rumah, saksi segera melapor ke Bhabinkamtibmas untuk pengamanan lebih lanjut,” tambahnya. 

Tak lama berselang, Polres Lombok Tengah bersama Tim Gegana langsung bergerak cepat menuju lokasi.

Hasil pemeriksaan tim ahli mengungkap fakta mencengangkan, benda tersebut adalah proyektil High Explosive dengan panjang sekitar 50 sentimeter.

“Ini benda berbahaya. Tim Gegana menyimpulkan bahwa benda ini harus segera dimusnahkan melalui prosedur pendisposalan,” tegas Brata. 

Penemuan ini sontak memicu rasa penasaran warga. Bagaimana bisa sebuah peluru meriam tersesat di sungai terpencil di Lombok Tengah?

Pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut soal asal-usul benda tersebut, namun proses investigasi masih berlangsung. 

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K, melalui Kasi Humas menghimbau masyarakat agar lebih waspada.

“Jika menemukan benda mencurigakan seperti ini, jangan disentuh atau dipindahkan sembarangan. Segera laporkan ke pihak berwenang agar ditangani dengan aman,” pesannya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *