7 Kelompok Ran Siap Adu Keahlian di Cooking Competition Desa Bonjeruk

Sasamboinside.com – Desa Wisata Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, akan menggelar Cooking Competition atau kompetisi memasak pada Sabtu (6/8/2025) mulai pukul 09.00 Wita hingga siang hari.
Ajang ini merupakan bagian dari rangkaian Bondjeroek Culture Festival 2025 yang dipusatkan di Lesehan Pawon 21 Desa Bonjeruk.
Sebanyak tujuh kelompok ran (juru masak) laki-laki, masing-masing terdiri dari tiga orang, akan unjuk kebolehan mengolah kuliner khas desa.
Pengelola Desa Wisata Bonjeruk, Yuni Sulfia Hariani, mengatakan kompetisi ini tidak hanya digelar untuk meriahkan festival, tetapi juga sebagai wadah mencari bibit baru juru masak khas Bonjeruk.
“Tiga menu yang wajib dimasak peserta adalah sate kuncung, ayam merangkat, dan ebatan. Peserta terdiri dari perwakilan restoran hingga pemuda desa yang memiliki hobi memasak makanan khas Bonjeruk,” ujar Yuni, Kamis (4/9/2025).
Menurutnya, Cooking Competition ini diprioritaskan bagi warga Desa Bonjeruk.
Selain untuk mengasah keterampilan, kegiatan ini sekaligus menjadi upaya regenerasi dari para ran senior yang selama ini menjaga warisan kuliner khas desa.
“Cooking Competition ini di prioritaskan untuk masyarakat desa bonjeruk yang memang bertujuan itu untuk mencari bibit bibit ran,” ujarnya.
Untuk menjaga kualitas penilaian, panitia menghadirkan empat juri dengan latar belakang berbeda.
Antara lain perwakilan dari Indonesian Chef Association (ICA), seorang chef profesional asal Lombok dengan pengalaman lebih dari 30 tahun, seorang dosen seni kuliner dari Poltekpar Lombok, seorang ran senior Desa Bonjeruk, serta satu juri tamu, Baiq Nurul Aini yang merupakan istri dari Bupati Lombok Tengah.
Kriteria penilaian meliputi cita rasa, kebersihan (higien sanitasi), plating dan estetika, ketepatan waktu, hingga teknik memasak.
“Ada beberapa kriteria yang dinilai, ada citarasa, higien sanitasi (kebersihan) terus plating (seni menata dan penyajian makanan) dan estetika, ada ketepatan waktu dan tehnik memasak, jadi ada 5 aspek yang dinilai,” jelasnya.
Panitia menyiapkan hadiah berupa uang tunai dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi kepada para juara.
“Juara akan mendapatkan uang tunai dan sertifikat,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *